BeritaDinamika PesyarikatanDinamika Tabligh

Ramadan Berlalu, Taqwa Melaju: PCM Kalibening Gelar Halal Bi Halal dan Konsolidasi Dakwah

Editor: Tim Media PCM Kalibening (Mister Kismadi, SE, MPI PCM Kalibening)

đź“… Jumat, 17 April 2026 | 29 Syawal 1447 H

BANJARNEGARA – Dipenghujung bulan Syawal dengan semangat pembersihan diri dan penguatan organisasi, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kalibening beserta seluruh Organisasi Otonom (ORTOM) menggelar acara Halal Bi Halal dan Pengajian pada Jumat, 29 Syawal 1447 H (17 April 2026).

Bertempat di Gedung SMA Muhammadiyah Kalibening, acara ini mengusung tema inspiratif: “Ramadan Berlalu, Taqwa Melaju, Menjaga Istiqomah dalam Bingkai Ukhuwah.” Kegiatan ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan menjadi momentum krusial bagi penguatan ideologi dan konsolidasi dakwah di tingkat akar rumput.

Kemeriahan Pembukaan dan Syiar Seni

Acara dibuka dengan khidmat melalui lantunan ayat suci Al-Qur’an oleh Yulfiani, yang kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Muhammadiyah.

Suasana semakin semarak dengan penampilan seni dari kelompok paduan suara Pena Harmoni (PCNA) yang berkolaborasi dengan PCPM Kalibening. Mereka membawakan lagu-lagu Ortom Muhammadiyah yang berhasil membangkitkan gairah berorganisasi bagi para hadirin. Rangkaian pembukaan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh H. Abdulmanan.

Ketua Panitia, Widia Dwi Irawati, dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh tim kerja. “Penampilan lagu-lagu Muhammadiyah hari ini bukan sekadar hiburan, tapi pengingat semangat perjuangan kita bersama,” ungkapnya.

Pesan Ideologis: Muhammadiyah sebagai Fasilah

Ketua PCM Kalibening, H. Hidayanto, memberikan pesan mendalam saat menyapa para sesepuh dan aktivis Ortom yang ia sebut sebagai Jundullah (tentara Allah). Beliau menekankan pentingnya kemurnian niat dalam berorganisasi.

“Bermuhammadiyah adalah fasilah (keutamaan/jalan pengabdian). Jangan sampai kita ikut Muhammadiyah karena tujuan lain, seperti politik praktis. Kita harus bangga membangun ‘kerajaan’ dakwah Muhammadiyah secara ikhlas,” tegas H. Hidayanto.

Beliau juga memaparkan dua agenda besar ke depan bagi warga Muhammadiyah Kalibening:

  1. Pengajian Ahad Pon di ranting baru, yaitu PRM Bakulan.
  2. Kesiapan PCM Kalibening sebagai tuan rumah Baitul Arqom se-Daerah Banjarnegara dengan estimasi 80 peserta.

Intisari Halal Bi Halal: Membasuh Ganjalan Hati

Puncak acara diisi dengan tausiyah oleh Ustadz Wasis Winarso, S.H.I., selaku Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Banjarnegara Wilayah Jawa Tengah. Dalam ceramahnya, beliau menekankan bahwa esensi Halal Bi Halal adalah kebersamaan yang utuh.

“Memaafkan itu tidak harus menunggu Syawal, namun momen ini sangat penting untuk membersihkan ‘ganjalan’ di hati melalui kajian dan silaturahmi. Karena manusia dibekali nafsu, maka tutur kata yang baik dan kelapangan dada meminta maaf adalah sebuah keistimewaan,” tutur Ustadz Wasis.

Menuju Penguatan Ranting

Sebelum acara berakhir, wakil dari PRM Bakulan mengingatkan agenda Pengajian Rutin Ahad Pon di PRM Bakulan. Kegiatan di ranting baru ini diharapkan menjadi ajang unjuk kekuatan dakwah Muhammadiyah hingga ke lapisan masyarakat terbawah.

Acara berakhir dengan suasana penuh kekeluargaan, menandai semangat baru bagi warga Muhammadiyah Kalibening untuk terus menebar manfaat di tengah masyarakat.

Editor: Tim Media PCM Kalibening (Mister Kismadi, SE, MPI PCM Kalibening)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Back to top button