Rakor Majelis Tabligh PDM Kudus Bahas Penguatan Program Dakwah dan Sekolah Tabligh

Majelis Tabligh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kudus menggelar Rapat Koordinasi pada Ahad, 23 November 2025, bertempat di Meeting Room SMP Muhammadiyah 1 Kudus. Kegiatan yang berlangsung pukul 14.00–17.00 WIB tersebut diikuti oleh 11 peserta dan diselenggarakan oleh Majelis Tabligh PDM Kudus (MT PDM Kudus). Agenda rapat ini menjadi ruang strategis untuk mematangkan berbagai program dakwah yang akan digelar sepanjang tahun, sekaligus memastikan sinergi antar-pengurus dalam pelaksanaannya.
Rapat koordinasi kali ini memfokuskan pembahasan pada sejumlah agenda besar, antara lain persiapan Pengajian Ahad Legi sebagai sarana dakwah dan konsolidasi organisasi, Pengajian Ahad Pon di JHK Kudus, serta penyelenggaraan Pengajian Ramadhan yang akan digelar setiap Rabu sore dengan menghadirkan empat narasumber. Selain itu, Majelis Tabligh juga mematangkan penugasan khatib dan imam untuk shalat Idul Fitri serta Idul Adha, serta melakukan evaluasi terkait program Sekolah Tabligh yang mencakup penilaian, perkembangan peserta, hingga persiapan wisuda.
Ketua MT PDM Kudus, Bapak Akrom Muslim, SH., dalam rapat tersebut menegaskan pentingnya memperkuat kembali peran dakwah Majelis Tabligh melalui program-program unggulan yang sistematis. Menurutnya, Sekolah Tabligh merupakan salah satu instrumen penting untuk melahirkan kader muballigh yang kompeten dan siap menjadi ujung tombak dakwah persyarikatan.
“Saatnya menegaskan bahwa aktivitas dakwah melalui Sekolah Tabligh sebagai upaya konkret menyiapkan muballigh yang siap berdakwah dan berjuang,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa keberlanjutan program ini membutuhkan sinergi antarsemua unsur Majelis Tabligh agar hasilnya lebih optimal dan berdampak luas bagi masyarakat.
Sementara itu, Pembina MT PDM Kudus, Dr. Moh In’ami, M.Ag., memberikan apresiasi atas konsistensi Majelis Tabligh dalam menjalankan tugasnya selama ini. Ia menilai bahwa keberadaan Sekolah Tabligh dan berbagai kegiatan dakwah lainnya memiliki peran signifikan dalam memperkuat akidah dan pemahaman keislaman warga Muhammadiyah di Kudus.
“Keberadaan Majelis Tabligh dengan segala program dan kesibukan dakwah, seperti Sekolah Tabligh, dapat mendukung pencerahan dan penguatan Akidah Islam seluruh warga Muhammadiyah,” ungkapnya.
Rapat koordinasi ini diakhiri denga penyusunan langkah lanjutan dan pembagian tugas untuk memastikan seluruh agenda berlangsung tepat waktu dan sesuai arah gerakan dakwah Muhammadiyah. Dengan adanya perencanaan yang matang, Majelis Tabligh PDM Kudus berharap dapat terus menghadirkan program-program dakwah yang berkualitas, berdaya guna, dan memberi pencerahan bagi umat. (Gus Am)




