Menggali Keutamaan Bulan Rajab, Jamaah Masjid Al Hikmah Karanganyar Simak Paparan Ust. Agus Priyadi

Banjarnegara – Menyambut datangnya bulan mulia dalam kalender Islam, Masjid Al Hikmah Desa Karanganyar, Kecamatan Purwanegara, Kabupaten Banjarnegara menggelar pengajian pekanan pada Sabtu malam (03/01/2026). Kajian yang dimulai selepas salat Maghrib hingga waktu Isya ini menghadirkan Ust. Agus Priyadi, S.Pd.I., seorang aktivis, penulis, sekaligus mahasiswa Sekolah Tabligh PWM Jawa Tengah sebagai pemateri utama.
Mengambil tema “Keutamaan Bulan Rajab”, pengajian ini dibuka secara resmi oleh Ketua Takmir Masjid Al Hikmah. Dalam sambutannya, pihak takmir mengapresiasi kehadiran jamaah yang tetap antusias memakmurkan masjid melalui majelis ilmu.
Larangan Berbuat Zalim di Bulan Haram
Dalam paparannya, Ust. Agus Priyadi menekankan posisi penting bulan Rajab sebagai salah satu dari empat bulan Haram atau bulan yang dimuliakan. Ia mengutip Al-Qur’an Surat At-Taubah ayat 36 yang menegaskan bahwa jumlah bulan di sisi Allah adalah dua belas bulan sebagaimana tertuang dalam Lauh Mahfudz.
”Dari dua belas bulan tersebut, ada empat bulan yang suci yakni Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab. Di bulan-bulan mulia ini, umat Islam sangat dilarang untuk berbuat zalim, baik kepada diri sendiri maupun orang lain. Sebaliknya, kita diperintahkan untuk memperbanyak ibadah dan amal saleh,” terang Ust. Agus di hadapan jamaah.
Beliau juga memotivasi jamaah untuk menghidupkan sunnah Rasulullah SAW di bulan Rajab, salah satunya dengan melaksanakan puasa sunnah seperti Senin-Kamis, Ayyamul Bidh, dan puasa sunnah lainnya sebagai sarana mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.
Keistimewaan dan Peristiwa Besar
Lebih lanjut, Ust. Agus menguraikan beberapa alasan mengapa Rajab begitu istimewa dalam sejarah Islam:
Peristiwa Isra Mikraj: Rajab menjadi saksi perjalanan agung Nabi Muhammad SAW. Peristiwa ini merupakan mukjizat besar yang tidak diberikan kepada nabi-nabi sebelumnya.
Perintah Salat Lima Waktu: Di bulan inilah perintah salat lima waktu diturunkan langsung oleh Allah SWT kepada Rasulullah SAW tanpa perantara Malaikat Jibril.
Sungai Rajab di Surga: Mengutip riwayat, Ust. Agus menyebutkan adanya sebuah sungai di surga bernama “Rajab” yang airnya dikhususkan bagi mereka yang rajin berpuasa di bulan ini.
Di akhir kajian, pemateri mengingatkan jamaah untuk senantiasa mengamalkan doa yang diajarkan Rasulullah SAW agar diberikan keberkahan di bulan Rajab dan Sya’ban, serta dipertemukan kembali dengan bulan suci Ramadhan.
Khidmat Hingga Akhir
Suasana pengajian berlangsung dengan sangat khidmat. Jamaah yang hadir tampak antusias menyimak setiap poin yang disampaikan, sesekali mencatat penjelasan penting dari pemateri. Acara ditutup dengan doa Kafarotul Majlis sebagai tanda berakhirnya kajian pekanan tersebut.
Diharapkan melalui pengajian ini, kesadaran spiritual masyarakat Desa Karanganyar semakin meningkat dalam menyambut bulan-bulan penuh berkah yang akan datang.




