KhutbahKhutbah Nikah

Khutbah Nikah : Faidah Menikah

Oleh : Hanif Sidiq Aryanto ( MTT PCM Kemranjen Banyumas )

📅 Senin, 25 Mei 2026 | 8 Zulhijah 1447 H

Khutbah Nikah : Faidah Menikah

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيمِ

السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ

إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. أَشْهَدُ أَنَّ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى نَبِيِّنَا وَرَسُوْلِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى ا للهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ، أَمَّا بَعْد .

قَالَ اللَّهُ تَعَالَى

يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ، وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا، وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالًا كَثِيرًا وَنِسَاءً، وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي تَسَاءَلُونَ بِهِ وَالْأَرْحَامَ، إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا.

وَقَالَ اللَّهُ تَعَالَى

وَمِنْ ءَايَٰتِهِۦٓ أَنْ خَلَقَ لَكُم مِّنْ أَنفُسِكُمْ أَزْوَٰجًا لِّتَسْكُنُوٓا۟ إِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُم مَّوَدَّةً وَرَحْمَةً ۚ إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَءَايَٰتٍ لِّقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ

وَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

النِّكَاحُ سُنَّتِي، فَمَنْ رَغِبَ عَنْ سُنَّتِي فَلَيْسَ مِنِّي

Segala puji kita haturkan ke hadirat Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā, yang menjadikan manusia berpasang-pasangan, denganya terciptalah kasih dan saying membangun ketentraman dan kebahagiaan.

Shalawat dan salam semoga tercurah ke atas Nabi kita Muhammad ﷺ, beserta keluarganya, para sahabatnya, para tābi‘īn, tābi‘ut‑tābi‘īn, dan seluruh umatnya yang setia mengikuti sunnah beliau hingga hari kiamat nanti.

Mempelai berdua barakallahu fiekuma

أُوصِيكُمَا بِوَصِيَّةِ حُجَّةِ الإِسْلَامِ رَحِمَهُ اللَّهُ

Saya berwasiat kepada kalian berdua dengan wasiat Ḥujjatul Islām, Al-Imam Ghazali rahimahullah.

مِنْ فَوَائِدِ النِّكَاحِ خَمْسَةٌ:

Bahwa faidah dan tujuan menikah itu ada lima

Pertama, Al-walad atau anak

Untuk itu janganlah kalian berdua takut memiliki anak, tidak usah khawatir terhadap rizqi mereka, karena Allah yang akan menjaminya

وَلَا تَقْتُلُوا أَوْلَادَكُمْ خَشْيَةَ إِمْلَاقٍ ۖ نَحْنُ نَرْزُقُهُمْ وَإِيَّاكُمْ

Allah Ta’ala berfirman :

“Dan janganlah kamu membunuh anak-anakmu karena takut miskin. Kamilah yang akan memberi rezeki kepada mereka dan juga kepadamu.” (QS. Al‑Isrā’: 31)

Kemudian faidah yang kedua :

كَسْرُ الشَّهْوَةِ

Yaitu sarana mengendalikan syahwat.

Teruntuk mempelai pria, setelah anda menikah tundukanlah pandangan dari wanita yang tidak halal, jika engkau berkeinginan terhadap wanita, pulanglah karena apa yang engkau inginkan itu ada semuanya pada istrimu, sebagaimana wasiat Rasul shalallahu alaihi wasalam

إِذَا رَأَى أَحَدُكُمُ امْرَأَةً فَأَعْجَبَتْهُ، فَلْيَأْتِ أَهْلَهُ، فَإِنَّ ذَلِكَ يَرُدُّ مَا فِي نَفْسِهِ

“Apabila salah seorang dari kalian melihat seorang wanita lalu ia tertarik, maka hendaklah ia mendatangi istrinya, karena hal itu akan menghilangkan apa yang ada dalam dirinya.” (HR. Muslim)

Kepada mempelai wanita, jagalah kecantikan wajah dan akhlakmu, karena sebaik-baik wanita adalah yang dapat menyenangkan suaminya

الدُّنْيَا مَتَاعٌ، وَخَيْرُ مَتَاعِهَا الْمَرْأَةُ الصَّالِحَةُ، إِذَا نَظَرْتَ إِلَيْهَا سَرَّتْكَ، وَإِذَا أَمَرْتَهَا أَطَاعَتْكَ، وَإِذَا غِبْتَ عَنْهَا حَفِظَتْكَ فِي نَفْسِهَا وَمَالِكَ

“Dunia itu adalah perhiasan, dan sebaik-baik perhiasannya adalah wanita shalihah. Jika engkau memandangnya, ia menyenangkanmu; jika engkau memerintahkannya, ia menaatimu; dan jika engkau bepergian meninggalkannya, ia menjaga dirinya dan hartamu.” ( HR. At-Thayalisi )

Mempelai yang berbahagia

Adapun faidah yang ketiga adalah

تَدْبِيرُ الْمَنْزِلِ

Memanajemen rumah.

Jadikanlah rumah kalian seindah surga, jangan jadikan rumah kalian seperti kandang binatang, suarakan didalamnya lantunan Al-Qur’an dan nasehat yang baik serta kesabaran, jangan perdengarkan berbagai macam nama binatang yang dilontarkan dengan amarah dan kebencian.

Terangilah rumah kalian dengan shalat dan do’a-do’a, hangatkanlah dengan cinta dan kasih sayang.

Kemudian faidah yang keempat

كَثْرَةُ الْعَشِيرَةِ

Memperbanyak keluarga

Jika sebelumnya kalian hanya memiliki keluarga kalian masing-masing, mulai sekarang keluarga kalian sudah bertambah dari keluarga pasangan kalian. Pergaulilah keluarga besar kalian dengan ma’ruf, jadikanlah keluarga besar kalian sebagai sarana tolong menolong dalam kebaikan, jangan sampai sebaliknya malah menjadi sarana tolong menolong dalam perbuatan dosa dan permusuhan

Mempelai yang berbahagia

Faidah kelima adalah

مُجَاهَدَةُ النَّفْسِ بِالْقِيَامِ بِهِنَّ

Bersungguh-sungguh melawan hawa nafsu dalam menegakan amal-amal tersebut

Mempelai yang dirahmati Allah

Pernikahan adalah bentuk ibadah yang paling panjang, ia diikat dengan mitsaqan ghalidza, maka dari itu pupuklah bersama kesabaran, fokuskan pandangan untuk mencari ridha Allah, dengan begitu kalian dapat merubah lelah menjadi lillah, penat menjadi rahmat dan susah menjadi berkah.

Itulah wasiat yang dapat kami berikan, teriring do’a semoga kalian menjadi keluarga sakinan, mawaddah dan rahmah, diberkahi dalam setiap langkah, dianugerahi anak yang shalih dan shalihah, mendapatkankelanggengan sampai jannah. Amin ya Rabbal alamin

Demikian, mohon maaf atas segala kekuranngan

نَصْرٌ مِنَ اللَّهِ وَفَتْحٌ قَرِيبٌ

وَالسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Back to top button