BeritaDinamika Pesyarikatan

Banyumas Bangkit: Pemuda Muhammadiyah Dorong ‘RG for KNPI’ sebagai Simpul Persatuan

📅 Kamis, 16 April 2026 | 28 Syawal 1447 H

Majelis Tabligh PWM Jawa Tengah ~Purwokerto, Banyumas || Dalam denyut kepemudaan yang mulai hidup kembali, Pemuda Muhammadiyah Daerah Banyumas (PDPM Banyumas) menegaskan posisinya sebagai aktor strategis yang memiliki bargaining position kuat dalam membentuk arah kebangkitan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Banyumas.

Momentum itu tercipta dalam Sarasehan Kepemudaan dan Persiapan Doa Bersama Akhir Tahun 2025, Jumat (26/12/2025) di Resto Pecel Kampung Dukuhwaluh, saat deklarasi “RG for KNPI Banyumas” menyalakan kembali semangat persatuan dan koordinasi generasi muda.

Beberapa tahun kevakuman KNPI telah melemahkan koordinasi antar Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) dan menurunkan posisi tawar generasi muda di hadapan pemerintah daerah. PDPM Banyumas hadir sebagai katalisator ideologis dan strategis, menegaskan bahwa kebangkitan KNPI bukan sekadar agenda administratif, tetapi tuntutan moral dan strategis bagi regenerasi kepemudaan.

Kepala Kesbangpol Banyumas, Eko Heru Surono, S.Sos., menegaskan secara langsung:
“KNPI itu rumah bersama OKP. Tanpa keaktifan KNPI, sinergi kepemudaan akan terpecah dan pemerintah kehilangan mitra strategis. Pemerintah daerah siap memfasilitasi koordinasi agar program kepemudaan berjalan terpadu dan berdampak nyata bagi generasi muda.”

Di tengah momentum ini, PDPM Banyumas menunjukkan bargaining position yang jelas: sebagai penjaga kompas ideologis dan katalisator soliditas pemuda, kehadirannya menjadi penentu arah konsolidasi KNPI. Ricky Giantoro, bendahara PDPM sekaligus sekretaris GM FKPPI, mendeklarasikan maju sebagai calon Ketua KNPI Banyumas periode 2025–2028. Menurut Ricky, ini bukan soal ambisi pribadi, tetapi tentang mengonsolidasikan potensi, membangun soliditas OKP, dan menegakkan etika gerakan pemuda.

“Hari ini kita bersatu, besok kita menyalakan Musyda. Persatuan dan kaderisasi adalah kunci kebangkitan KNPI,” tegas Ricky.

Deklarasi ini menjadi simbol kolektif, menunjukkan bahwa PDPM Banyumas memiliki peran strategis dan kapasitas tawar untuk memastikan KNPI yang hidup, terkoordinasi, dan bermartabat. Setiap kata dan langkah PDPM membawa pesan ideologis: masa depan kepemudaan hanya bisa lahir dari kesadaran bersama, persatuan, dan tanggung jawab moral generasi muda terhadap daerah dan bangsa.

Hari itu sarasehan ditutup dengan optimisme dan keyakinan strategis. Dengan deklarasi “RG for KNPI Banyumas”, PDPM Banyumas menegaskan posisi tawar mereka sebagai penentu arah kebangkitan KNPI, sekaligus menyalakan obor kaderisasi untuk menuntun pemuda Banyumas ke langkah-langkah inklusif, terencana, dan penuh integritas. Dari sini, kebangkitan KNPI dimulai, di mana setiap pemuda bukan sekadar penonton, tetapi pelaku sejarah yang menentukan arah gerak kolektif kepemudaan. (Tarqum Aziz- JurnalisMu Banyumas Raya).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Back to top button