Safari Dakwah MT PWM dan KMM Jateng Perkuat Ideologi Muhammadiyah di Kabupaten Semarang

Kabupaten Semarang — Majelis Tabligh PWM Jawa Tengah bersama KMM Jawa Tengah melaksanakan kegiatan TURBA (Turun ke Bawah) Safari Dakwah di wilayah PDM Kabupaten Semarang pada Sabtu–Ahad, 28 Februari–1 Maret 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari ikhtiar Persyarikatan dalam memperkuat pembinaan ideologi dan dakwah di tingkat daerah.
Rangkaian kegiatan safari dakwah diawali dengan kajian ifthar yang dilaksanakan di Masjid Al Falah Candirejo Tuntang. Kajian tersebut diisi oleh Ustadz H. Abdul Haris Zulmi, S.Pd., M.Pd.I. dari Jepara, dengan materi Penguatan Ideologi Muhammadiyah (Ke-Muhammadiyahan). Dalam paparannya, pemateri menekankan pentingnya pemahaman ideologi Persyarikatan sebagai landasan gerakan dakwah dan amal usaha Muhammadiyah di tengah tantangan zaman.
Selain penguatan ideologi, kegiatan ini juga diisi dengan sosialisasi MASA (Muhammadiyah–‘Aisyiyah Super Aplikasi) kepada para jamaah, yang sebagian besar berasal dari kalangan generasi Z. Sosialisasi ini bertujuan untuk mengenalkan transformasi digital Persyarikatan sebagai sarana dakwah, layanan informasi, serta penguatan jejaring warga Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah.
Usai kajian ifthar, kegiatan dilanjutkan dengan Salat Tarawih berjamaah dan kultum. Pada dini hari berikutnya, dilaksanakan Salat Subuh berjamaah yang dilanjutkan dengan kuliah Subuh. Rangkaian safari dakwah kemudian ditutup dengan Kajian Ahad Pagi (JIHAD) yang berlangsung di tempat yang sama dengan antusiasme jamaah yang tinggi.
Melalui kegiatan TURBA Safari Dakwah ini, Majelis Tabligh PWM dan KMM Jawa Tengah berharap terbangun sinergi dakwah yang semakin kuat antara pimpinan wilayah, daerah, hingga jamaah akar rumput. Kegiatan ini sekaligus diharapkan mampu meningkatkan pemahaman keislaman, militansi ideologis, serta semangat ber-Muhammadiyah dalam menyongsong agenda-agenda strategis Persyarikatan ke depan.
Safari dakwah berlangsung dengan lancar dan penuh suasana ukhuwah, serta mendapat sambutan positif dari jamaah dan pimpinan setempat.




