Sambut Ramadan, Ust. Agus Priyadi Ajak Jamaah Masjid Al Hikmah Susukan Optimalkan Bulan Syakban

BANJARNEGARA – Masjid Al Hikmah Susukan kembali menjadi pusat perhatian warga dalam kegiatan Kajian Ahad Pagi yang digelar pada minggu terakhir setiap bulannya. Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, kajian kali ini menghadirkan narasumber Ust. Agus Priyadi, seorang ustadz muda alumni Sekolah Tabligh PWM Jawa Tengah yang juga dikenal sebagai aktivis dan penulis.
Syakban: Bulan yang Kerap Terlupakan
Dalam tausiyahnya, Ust. Agus menekankan pentingnya menghidupkan bulan Syakban. Beliau menjelaskan bahwa Syakban adalah bulan yang diapit antara dua bulan agung, yakni Rajab dan Ramadan, sehingga seringkali dilalaikan oleh banyak orang.
“Kondisi ini sudah disinyalir oleh Nabi Muhammad SAW. Padahal, Syakban adalah momentum di mana amal-amal hamba diangkat oleh Allah SWT. Oleh karena itu, jangan sia-siakan bulan ini. Perbanyaklah ibadah,” pesan Ust. Agus di hadapan para jamaah yang hadir dari berbagai wilayah di Desa Susukan.
Persiapan Matang Menuju Ramadan
Mengingat posisi Syakban sebagai pintu gerbang menuju Ramadan, Ust. Agus menguraikan dua poin penting dalam mempersiapkan diri:
Mental Spiritual: Membersihkan hati dan pikiran melalui doa, istighfar, serta membiasakan amaliyah seperti tadarus Al-Qur’an, silaturahmi, dan shalat-shalat sunnah.
Fisik dan Akomodasi: Menjaga kesehatan dengan olahraga, konsumsi makanan bergizi, dan istirahat yang cukup. Selain itu, persiapan akomodasi atau perlengkapan ibadah selama Ramadan juga tidak kalah penting.

Antusiasme Jamaah dan Takmir
Ketua Takmir Masjid Al Hikmah menyambut gembira kehadiran Ust. Agus Priyadi. Kehadiran sosok muda ini dinilai memberikan warna tersendiri dalam dunia dakwah melalui penyampaian yang menarik dan diselingi humor, sehingga jamaah tetap fokus dan khidmat mengikuti acara hingga selesai.
“Kami berharap jamaah semakin semangat mengisi masjid dan mushola dengan berbagai program yang telah disiapkan pengurus,” ujar Ketua Takmir dalam sambutannya.
Kajian ditutup dengan doa kafaratul majelis dan dilanjutkan dengan ramah tamah. Sambil menikmati hidangan ringan, para jamaah tampak berbincang akrab, mempererat tali silaturahmi antarwarga Desa Susukan.




