Meneguhkan Ideologi Pengkaderan Berkemajuan: MPKSDI PDM Banjarnegara Gelar Halal Bihalal dan Rakor Korp Instruktur.

BANJARNEGARA – Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Banjarnegara menyelenggarakan kegiatan Halal Bihalal sekaligus Rapat Koordinasi (Rakor) Korp Instruktur pada Minggu, 12 April 2026. Bertempat di Gedung Istiqomah PCM Banjarnegara Kota, acara ini mengusung tema besar “Meneguhkan Ideologi Pengkaderan Berkemajuan”.
Acara dibuka dengan khidmat melalui pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Muhammadiyah.
Penguatan Ideologi dan Komitmen Organisasi
Ketua MPKSDI PDM Banjarnegara, Bapak H. Ahmad Faisol, S.Pd, dalam sambutannya menekankan pentingnya memanfaatkan momentum bulan Syawal untuk meningkatkan aktivitas di Muhammadiyah. Ia menyampaikan bahwa kehadiran para kader di organisasi merupakan bentuk ikhtiar menjemput ridha Allah SWT.
“Pelatihan instruktur ini bertujuan untuk meneguhkan kembali ideologi pengkaderan yang berkemajuan. Meskipun kondisi yang kita alami tidak selalu mulus, namun agenda pengkaderan harus tetap berjalan,” ujar beliau. Dalam rakor tersebut, ditargetkan minimal satu kali pelaksanaan Baitul Arqam (BA) dalam satu periode untuk setiap cabang Muhammadiyah, di seluruh Banjarnegara.
Muhammadiyah sebagai Gerakan Literasi dan Disiplin
Perwakilan dari Majelis Tabligh dalam arahannya mengingatkan bahwa kader Muhammadiyah harus memiliki karakter yang disiplin, rumit (teliti), dan tertib. Kader Muhammadiyah diharapkan menjadi “orang literasi” yang memiliki pengendalian diri yang kuat dan mampu menginstruksikan nilai-nilai kebaikan di mana pun berada.
“Maju mundurnya Muhammadiyah PDM Banjarnegara sangat bergantung pada tim instruktur. Oleh karena itu, jadikan ber-Muhammadiyah sebagai sesuatu yang menggembirakan (seneng atau kesengsem),” tambahnya.
Harapan PDM Banjarnegara
Ketua PDM Banjarnegara, Bapak Kus Eko Indarto, turut memberikan sambutan yang membakar semangat para kader. Beliau mengapresiasi para kader yang tetap istiqomah berada dalam barisan instruktur. Beliau menegaskan bahwa dalam berorganisasi, seorang kader tidak boleh hanya mementingkan diri sendiri, melainkan harus mampu memotivasi orang lain.
“Jangan pernah marah dalam berdakwah, tetapi saling menyemangati. Harapan kita adalah berkembangnya ideologi Islam dan Muhammadiyah yang kokoh di Banjarnegara,” pesan Bapak Kus Eko.
Acara kemudian ditutup dengan sesi motivasi yang disampaikan oleh Ust. Andi Rofiq, S.Ag, yang menekankan pentingnya menumbuhkan motivasi internal dalam menjalankan amanah organisasi. Melalui kegiatan ini, MPKSDI PDM Banjarnegara berharap Korp Instruktur semakin solid dalam mengawal proses perkaderan di tingkat daerah hingga cabang.




