Mengapa Harus Ber-Muhammadiyah?

Muhammadiyah adalah gerakan Islam yang berdiri pada tahun 1912 oleh KH. Ahmad Dahlan. Tujuannya adalah menegakkan ajaran Islam yang murni berdasarkan Al-Qur’an dan Sunnah Nabi ﷺ, serta membangun masyarakat yang berilmu, berakhlak, dan berkemajuan.
Dalil Al-Qur’an dan Hadis
Muhammadiyah menjadikan Al-Qur’an dan Sunnah sebagai sumber utama dalam beragama. Firman Allah:
> ﴿وَلْتَكُن مِّنكُمْ أُمَّةٌ يَدْعُونَ إِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنكَرِ ۚ وَأُو۟لَـٰٓئِكَ هُمُ ٱلْمُفْلِحُونَ﴾
> (سورة آل عمران: ١٠٤)
Artinya: “Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar; mereka itulah orang-orang yang beruntung.”
Hadis sahih juga menegaskan pentingnya dakwah:
> «مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ»
> (رواه مسلم)
Artinya: “Barang siapa menunjukkan kepada kebaikan, maka ia akan mendapatkan pahala seperti orang yang melakukannya.” (HR. Muslim)
Alasan Ilmiah dan Sosiologis
1. Pendidikan Berbasis Tauhid dan Ilmu
Muhammadiyah memiliki ribuan sekolah dan universitas yang mengintegrasikan ilmu pengetahuan dan nilai-nilai Islam. Ini menciptakan generasi yang cerdas dan berakhlak.
2. Pelayanan Sosial dan Kesehatan
Rumah sakit dan layanan sosial Muhammadiyah tersebar luas, menunjukkan komitmen terhadap kemanusiaan dan kesejahteraan umat.
3. Gerakan Tajdid (Pembaharuan)
Muhammadiyah aktif dalam membersihkan praktik keagamaan dari unsur bid’ah, khurafat, dan takhayul, sesuai dengan prinsip rasional dan dalil syar’i.
4. Islam Wasathiyah (Moderat)
Muhammadiyah menolak ekstremisme dan mengusung Islam yang toleran, damai, dan solutif bagi persoalan umat.
5. Berbasis Akal dan Wahyu
Dalam memahami agama, Muhammadiyah menggabungkan dalil wahyu dan pendekatan ilmiah, sebagaimana firman Allah:
> ﴿يُؤْتِي الْحِكْمَةَ مَن يَشَاءُ ۚ وَمَن يُؤْتَ الْحِكْمَةَ فَقَدْ أُوتِيَ خَيْرًا كَثِيرًا﴾
> (سورة البقرة: ٢٦٩)
Artinya: “Allah menganugerahkan hikmah kepada siapa yang Dia kehendaki. Dan barang siapa diberi hikmah, sungguh ia telah diberi kebaikan yang banyak.”
Kesimpulan dan Ajakan
Ber-Muhammadiyah berarti ikut serta dalam gerakan dakwah yang mencerahkan, membangun umat melalui pendidikan, kesehatan, dan sosial. Ini bukan sekadar organisasi, tetapi jalan hidup yang berlandaskan Al-Qur’an dan Sunnah serta berpijak pada ilmu dan akhlak.
Mari bergabung dengan Muhammadiyah. Jadilah bagian dari gerakan Islam yang berkemajuan, yang tidak hanya menyeru kepada kebaikan, tetapi juga mewujudkannya dalam kehidupan nyata. Bersama Muhammadiyah, kita wujudkan Islam sebagai rahmatan lil ‘alamin.
Heri S. Abdullah
(Mahasiswa Sekolah Tabligh PWM Jawa Tengah)




