ArtikelTuntunan

Perkembangan Islam Terkini di Eropa

Dari Pengalaman Innsbruck 2009 hingga Data Terbaru Tahun 2026

Senin Pon, 28 September 2026 17 Rabiulakhir 1448 H


Pada tahun 2009, ketika menjalani riset doktoral di Chemische Institute, University of Innsbruck, Austria, penulis cukup sering melaksanakan shalat Jumat di beberapa masjid yang berbeda. Kadang di masjid komunitas Turki, kadang di masjid komunitas Arab. Jamaahnya berasal dari berbagai bangsa dan ras. Salah satu pengalaman yang paling membekas adalah cukup seringnya penulis menyaksikan seusai shalat Jumat ada orang Eropa setempat—kadang seorang diri, kadang pasangan suami-istri—yang menyatakan masuk Islam.

Pada masa menjelang Natal penulis memperoleh kesan sosial yang berbeda. Ketika berjalan menuju kampus, beberapa kali ada orang berpakaian seperti Sinterklas yang mengajak mengikuti kegiatan gereja. Pada pagi 25 Desember penulis juga pernah berkeliling melewati sejumlah gereja di pusat maupun pinggiran Innsbruck dan mendapati beberapa tempat tampak relatif sepi. Pengalaman tersebut adalah kesan lapangan pribadi, bukan survei statistik. Karena itu, pertanyaan yang lebih penting adalah: apakah perubahan yang penulis lihat pada 2009 mempunyai padanan dalam data jangka panjang? Jawabannya: ya, tetapi polanya lebih kompleks daripada sekadar perpindahan orang Eropa ke Islam.

Austria: Perubahan Nyata Sejak 1971

Statistik Austria menyediakan rangkaian data yang sangat berguna untuk melihat perubahan jangka panjang. Data Muslim yang terpisah tersedia mulai 1971. Dalam setengah abad, jumlah Muslim Austria meningkat dari sekitar 22.267 orang atau 0,3% pada 1971 menjadi sekitar 746.000 orang atau 8,3% pada 2021. Pada saat yang sama, proporsi Katolik Roma turun dari 87,4% menjadi 55,2%, sedangkan penduduk tanpa afiliasi agama meningkat dari 4,3% menjadi 22,4%.

Tahun Muslim Austria % Muslim % Katolik Roma % Tanpa Afiliasi
1971 22.267 0,3% 87,4% 4,3%
1981 76.939 1,0% 84,3% 6,0%
1991 158.776 2,0% 78,0% 8,6%
2001 338.988 4,2% 73,6% 12,0%
2021 ±746.000 8,3% 55,2% 22,4%

Sumber: Statistik Austria. Data 1971–2001 berasal dari sensus; data 2021 berasal dari survei tambahan Mikrozensus mengenai afiliasi agama. Halaman Statistik Austria terakhir diperbarui pada September 2026.

Eropa: Gambaran Komparatif 2010–2020

Untuk perbandingan seluruh Eropa, kumpulan data paling baru yang harmonis sampai 2026 masih merupakan estimasi Pew Research Center untuk 2010 dan 2020, yang disusun dari lebih dari 2.700 sensus dan survei dan diperbarui dalam publikasi 2025–2026. Pew memperkirakan jumlah Muslim Eropa mencapai sekitar 46 juta orang pada 2020, naik sekitar 16% dalam satu dekade.

Kelompok 2010 2020 Arah Perubahan
Muslim 5,3% 6,0% / sekitar 46 juta Jumlah naik sekitar 16%
Kristen 74,6% 67,1% Turun sekitar 8 poin persentase
Tanpa afiliasi agama 18,7% 25,3% Naik sekitar 7 poin persentase

Data tersebut menunjukkan dua proses yang berlangsung bersamaan: komunitas Muslim Eropa bertambah, tetapi perubahan terbesar pada struktur agama Eropa adalah menurunnya proporsi Kristen dan meningkatnya penduduk tanpa afiliasi agama.

1 2Laman berikutnya

Kasmui

Wong Brebes asli tinggal di Semarang; Dosen Kimia, Komputasi, IT, dan AI UNNES; Ketua PCM Gunungpati 2 Kota Semarang; Anggota Majelis Tabligh PDM Kota Semarang & PWM Jawa Tengah; Anggota Tim Pengembang Software KHGT MTT PP Muhammadiyah; Praktisi Ilmu Falak: https://hisabmu.com/, https://kasmui.cloud/

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Check Also
Close
Back to top button