Semarak Milad ke-6 Klinik Pratama PKU Muhammadiyah Kalibening: Resmikan Gedung Rawat Inap Baru Usung Tema Menjaga Amanah untuk Kemaslahatan Umat

KALIBENING (27/09/2026) – Klinik Pratama PKU Muhammadiyah Kalibening menggelar acara Semarak Milad ke-6 sekaligus meresmikan gedung rawat inap baru pada Minggu (27/9). Acara yang mengusung tema “Menjaga Amanah Sarana Kesehatan demi Kemaslahatan Umat” ini dihadiri oleh jajaran pimpinan dan tokoh penting daerah.
Turut hadir dalam peresmian tersebut Ustadz dr. H. Udi Suhono, Sp.B., FINACS. selaku penceramah utama, Anggota DPRD Kabupaten Banjarnegara Sodikin Dwi Mulyono, S.Pd., jajaran Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) dan ‘Aisyiyah wilayah Kalibening, Pandanarum, dan Wanayasa, serta jajaran Lazismu Kantor Layanan (KL) Kalibening, KL Kalisat, KL Bedahan, hingga pimpinan ranting dan badan otonom terkait.
Ketua Panitia Penyelenggara, Ns. Dwi Andriyanti, S.Kep., menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada jajaran manajemen, donatur, panitia, dan seluruh pihak yang bekerja keras menyukseskan pembangunan gedung serta rangkaian acara. Ia berharap fasilitas baru ini dapat beroperasi dengan lancar dan memberikan manfaat luas bagi kesehatan masyarakat di Kalibening dan sekitarnya.
Kepala Klinik Pratama PKU Muhammadiyah Kalibening, dr. Rr. Annisa Ratnaningrum, menjelaskan bahwa penambahan fasilitas rawat inap dilakukan sebagai respons terhadap Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 17 Tahun 2024, yang menyesuaikan batas maksimal kapasitas tempat tidur klinik dari 10 unit menjadi hingga 20 unit.
“Didasari semangat fastabiqul khairat dan pengabdian kepada umat, kami memutuskan untuk memenuhi kriteria tersebut. Saat ini, kami menambahkan empat ruangan baru yang masing-masing diisi dua tempat tidur. Total tempat tidur yang kami miliki kini berjumlah 20 unit, terdiri dari 18 tempat tidur perawatan umum dan 2 tempat tidur perawatan ibu pascamelahirkan,” ujar dr. Annisa.
Ia menambahkan, tingginya kebutuhan layanan sangat terasa pada bulan-bulan tertentu yang menjadi puncak lonjakan pasien (peak season). Pasien yang datang tidak hanya berasal dari Kalibening, tetapi juga dari kecamatan sekitar seperti Kandangserang (Pekalongan), Petungkriyono, Karangkobar, hingga Wanayasa.
Proses pembangunan fisik ruang rawat inap baru ini dimulai sejak Desember 2025, selesai secara fisik pada Maret 2026, hingga akhirnya rampung tahap finishing dan pengadaan alat kesehatan pada Agustus 2026. Pihak klinik juga menyampaikan apresiasi kepada para donatur yang telah memberikan dukungan, termasuk bantuan pembangunan unit rawat inap dan musala. Selain peresmian gedung, rangkaian Milad ke-6 ini diisi dengan tes komprehensif bagi seluruh karyawan guna meningkatkan kualitas SDM dan pelayanan kesehatan internal.
Ketua PCM Kalibening, H. Hidayanto, memberikan sambutan hangat dan mengapresiasi kemajuan pesat yang dicapai klinik selama enam tahun berdiri. Mengutip pesan sahabat Nabi, hasibu anfusakum qabla an tuhasabu, beliau mengajak seluruh pengelola dan tenaga medis menjadikan momen milad sebagai sarana muhasabah (evaluasi diri).
H. Hidayanto menekankan pentingnya service excellence agar tidak ada keluhan dari masyarakat. Ia meminta seluruh tenaga medis dan staf untuk bersikap ramah, responsif, serta profesional. Beliau juga menegaskan bahwa tema milad merupakan refleksi mendalam atas tujuan pendirian Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), serta mengapresiasi kehadiran para tokoh dan donatur, termasuk dr. Udi Suhono yang telah memberikan motivasi sejak awal perintisan klinik.
Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Banjarnegara, Sodikin Dwi Mulyono, S.Pd., menggarisbawahi bahwa keramahan tenaga medis merupakan gerbang utama yang memberikan dorongan psikologis bagi kesembuhan pasien. Pelayanan yang santun dan penuh senyum dapat memberikan sugesti positif bagi penderita sakit dan keluarganya.
Sodikin juga menyampaikan komitmen dukungan anggaran melalui alokasi dana aspirasi APBD untuk mempercepat pembangunan dan pengembangan sarana-prasarana fasilitas kesehatan Muhammadiyah di wilayah Banjarnegara Barat. Ia berharap klinik ini dapat terus berkembang hingga bertransformasi menjadi rumah sakit yang unggul, profesional, dan terpercaya.
Tausiyah dan Inovasi Layanan Masa Depan
Acara inti Milad ke-6 diisi dengan tausiyah dan pengarahan mendalam oleh Ustadz dr. H. Udi Suhono, Sp.B., FINACS. Mengawali penyampaiannya dengan nada humoris terkait penyematan gelar “Ustadz”, beliau menceritakan latar belakang pendidikan medisnya di RSUD Dr. Kariadi / Universitas Diponegoro Semarang, serta kisah pengabdiannya di pedalaman Kalimantan Tengah, wilayah konflik Aceh (Pulau Simeulue) pascatsunami, hingga Nusa Tenggara Timur (NTT).
Dalam pemaparannya, dr. Udi Suhono menekankan beberapa poin penting bagi seluruh elemen pelayan kesehatan:
Etika dan Empati Pelayanan: Tenaga medis wajib melayani pasien dengan ramah, sabar, dan penuh senyum untuk memberikan sugesti positif. Namun, ia mengingatkan agar tidak memberikan janji pasti semboh, karena kesembuhan mutlak milik Allah SWT.
Pengabdian dan Keharmonisan Tim: Menekankan pentingnya menjaga kesiapan Instalasi Gawat Darurat (IGD), kerja sama tim, dan keharmonisan internal. Beliau mengajak seluruh pimpinan dan staf beralih dari sekadar rasa “memiliki” menjadi rasa “mengabdi”, serta menegaskan bahwa sarana kesehatan harus dijalankan secara profesional dan amanah, bukan sekadar mencari keuntungan.
Integritas Amanah: Profesi medis dan sarana kesehatan merupakan amanah langsung dari Allah SWT yang bernilai ibadah. Seluruh pimpinan, dokter, perawat, hingga staf administrasi harus menjaga mutu layanan dan memanfaatkan fasilitas sesuai peruntukannya.
Sebagai penutup, dr. Udi Suhono memaparkan gagasan inovasi layanan masa depan, di antaranya program PEJABAT (Pelayanan Jasa Antar Obat) untuk memangkas waktu tunggu pasien, serta Layanan Jemput Antar Pasien menggunakan armada yang bersih, nyaman, dan ramah. Ia juga menekankan pentingnya kenyamanan area parkir hingga keandalan fasilitas laboratorium.
Beliau memungkas arahannya dengan mengajak seluruh pengelola menerapkan prinsip AMANAH (Aman & Profesional, Menghargai Manusia, Akuntabel, Niat karena Allah, serta Adil & Transparan). Rangkaian acara kemudian diakhiri dengan doa bersama agar seluruh fasilitas dan pelayanan yang diberikan senantiasa membawa keberkahan, kemudahan bagi pasien, serta menjadi amal jariyah bagi pengelola klinik.
(Mister Kismadi, SE, Ketua Majelis Pustaka Informasi & LPCR Cabang Kalibening, KMM PDM Banjarnegara)




