BeritaDinamika PesyarikatanDinamika Tabligh

Ribuan Jemaah Padati Pengajian Ahad Pon di Bakulan, Bupati Amalia Desiana Tekankan Sinergi Pembangunan

đź“… Senin, 27 April 2026 | 10 Zulkaidah 1447 H

BANJARNEGARA – Ribuan warga Muhammadiyah dari Kecamatan Kalibening dan Pandanarum memadati Dusun Bakulan, Desa Kalisat Kidul, dalam rangka Pengajian Rutin Ahad Pon yang diselenggarakan oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kalibening dan Pandanarum, Ahad (26/4/2026).

Ketua Panitia sekaligus perwakilan PRM Bakulan, Bapak Kiswo, menyampaikan rasa terima kasih atas gotong royong warga Dusun Bakulan. Meski PRM Bakulan baru berdiri sejak 2022, mereka berhasil menyelenggarakan acara berskala besar secara mandiri.

Dalam sambutannya, Bapak Nianto menekankan bahwa penyelenggaraan acara ini merupakan sebuah kehormatan besar bagi Pemerintah Desa Kalisat Kidul. Pasalnya, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi lokal, tetapi mampu menyatukan jemaah dan peserta dari dua wilayah kecamatan sekaligus, yakni Kalibening dan Pandanarum.

Bapak Nianto berharap momentum ini dapat menjadi pemacu motivasi bagi seluruh masyarakat untuk terus memperkuat syiar Islam di wilayah Desa Kalisat Kidul, khususnya di lingkungan Ranting Muhammadiyah Bakulan. Melalui kegiatan ini, diharapkan kerukunan antarwarga semakin erat dan nilai-nilai keagamaan terus terjaga sebagai pondasi pembangunan desa.

Mubasir Ali, yang hadir mewakili PDM Banjarnegara, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara PRM Dusun Bakulan dengan PCM Kalibening dan Pandanarum dalam mewujudkan kegiatan tersebut. Beliau menekankan bahwa pengajian ini bukan sekadar rutinitas, melainkan sarana penguatan nilai-nilai keumatan.

Ada pesan khusus yang ditekankan oleh perwakilan PDM Banjarnegara terkait identitas persyarikatan. Beliau mengimbau agar pada pelaksanaan pengajian Ahad Pon di masa mendatang, seluruh jemaah dapat berpartisipasi aktif dalam menyanyikan lagu Mars Muhammadiyah, “Sang Surya”.

Menurutnya, mengikuti nyanyian Mars tersebut merupakan salah satu cara sederhana namun khidmat untuk menumbuhkan rasa memiliki (sense of belonging) dan kebanggaan sebagai warga Muhammadiyah. Hal ini dipandang penting untuk menjaga kekompakan dan ritme dakwah persyarikatan hingga tingkat ranting.

Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kalibening memberikan apresiasi tinggi atas suksesnya penyelenggaraan Pengajian Rutin Ahad Pon yang dipusatkan di Dusun Bakulan, Desa Kalisat Kidul, Ketua PCM Kalibening, H. Hidayanto, dalam sambutannya menyebut acara ini sebagai capaian luar biasa yang memperkuat persyarikatan.

Hidayanto mengungkapkan kekagumannya atas kehadiran sekitar 3.000 hingga 4.000 jemaah. Menurutnya, pengajian ini telah naik kelas menjadi acara skala regional karena berhasil menyatukan warga dari dua kecamatan, yakni Kalibening dan Pandanarum, dalam satu forum silaturahmi yang sangat khidmat.

Kesuksesan ini tidak lepas dari dukungan penuh berbagai elemen penting. PCM Kalibening mencatat kehadiran jajaran Pemerintah Daerah Ibu Bupati Banjarnegara ketua DPRD, DPRD Kabupaten hingga Provinsi, serta jajaran Forkopimcam (Camat, Kapolsek, dan Danramil). Sinergi ini menunjukkan bahwa dakwah Muhammadiyah diterima dengan baik oleh seluruh lapisan pemangku kebijakan.

Secara khusus, H. Hidayanto memuji dedikasi warga Dusun Bakulan yang telah melakukan persiapan intensif setiap malam.

“Keberhasilan ini adalah buah dari kolaborasi kolektif. Terima kasih kepada ibu-ibu Aisyiyah atas konsumsinya, tim KOKAM dan pemuda yang menjaga ketertiban, serta para donatur yang telah mengikhlaskan hartanya,” ungkap beliau.

Bupati Banjarnegara, Ibu dr. Amalia Desiana, yang hadir di tengah jemaah meskipun dalam kondisi kurang fit, memberikan kabar baik mengenai pembangunan daerah. Menanggapi keluhan jalan rusak, Bupati menegaskan peningkatan anggaran infrastruktur yang signifikan pada tahun 2026 menjadi 113 miliar rupiah.

“Tahun 2026 kami fokuskan perbaikan jalan, termasuk wilayah atas seperti Kalisat Kidul dan Bakulan. Kami minta masyarakat ikut mengawasi pengerjaan jalan agar kualitasnya baik dan awet,” tegas dr. Amalia.

Selain infrastruktur, Bupati mengumumkan program strategis Sekolah Rakyat yang akan mulai dibangun Mei 2026. Sekolah semi-asrama gratis ini diperuntukkan bagi anak-anak putus sekolah dan keluarga tidak mampu di Banjarnegara. Terkait bantuan sosial (bansos), ia memastikan akan dilakukan pendataan ulang agar lebih tepat sasaran dan objektif.

Ustaz Mintaraga Eman Surya, Lc., M.A., dalam tausiyahnya menekankan pentingnya landasan tauhid dan akhlak mulia. Beliau mengajak jemaah untuk menjauhi “Aliran Iblisiah” yaitu sifat sombong yang hanya menilai manusia berdasarkan fisik dan materi.

“Syukuri fisik kita sebagai orang Indonesia, karena itu adalah adaptasi alamiah yang sempurna dari Allah. Jangan terjebak standar kecantikan kolonial. Ingat, skincare terbaik adalah air wudu dan salat tahajud yang membuat wajah bercahaya di dunia dan akhirat,” ujar Ustaz Mintaraga dalam ceramah yang dibumbui humor segar tersebut.

Beliau juga memaparkan empat pilar gerakan Muhammadiyah: Mencerahkan, Menggembirakan, dan Memakmurkan. Dakwah, menurutnya, harus merangkul dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat luas.

Pengajian ini ditutup dengan doa bersama untuk keberkahan dan komitmen untuk terus mewujudkan ilmu dalam amal nyata. Kegiatan ini terselenggara berkat dukungan berbagai ortom, amal usaha Muhammadiyah, termasuk Klinik Pratama PKU Muhammadiyah Kalibening, BTM, serta sekolah-sekolah Muhammadiyah di wilayah Kalibening dan Tiem Media KMM Banjarnegara.

Oleh: Mister Kismadi, SE (KMM Banjarnegara / MPI Cabang Kalibening)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Back to top button