Optimalisasi Program Kerja, Majelis Tabligh PWM Jateng Gelar Ta’aruf dan Raker di UM Pekajangan Pekalongan

Fokus pada Penguatan Program Sekolah Tabligh dan Dakwah Digital
Pekalongan — Majelis Tabligh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah menggelar kegiatan Ta’aruf dan Rapat Kerja di Kampus 2 Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan (UMPP), Ahad (20/7). Acara ini dihadiri oleh, Wakil Ketua PWM Jawa Tengah, Prof. Dr. KH. Muhammad Abdul Fattah Santoso, M.Ag., dan Ketua Majelis Tabligh PWM Jawa Tengah, Dr. H. Ali Trigiyatno, M.Ag.
Kegiatan ini diawali dengan sesi Ta’aruf antar anggota Majelis Tabligh PWM Jateng periode 2022–2027. Ta’aruf ini menjadi momen penting untuk membangun sinergi internal, sekaligus meneguhkan komitmen bersama dalam menjalankan misi dakwah persyarikatan.
Dalam sambutannya, Dr. Ali Trigiyatno menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah awal yang strategis untuk memastikan seluruh program kerja Majelis Tabligh dapat berjalan efektif dan terukur. Ia menyampaikan bahwa pihaknya memiliki waktu tiga tahun ke depan untuk merealisasikan berbagai program unggulan yang telah dirancang.
“Kita masih punya waktu tiga tahun untuk menyelesaikan amanah program kerja. Salah satu program unggulan kita adalah Sekolah Tabligh, yang menjadi wadah kaderisasi dan penguatan dakwah berbasis ilmu dan kompetensi,” ujar Ali Trigiyatno.
Rapat kerja ini juga membahas sejumlah Key Performance Indicator (KPI) yang telah ditetapkan untuk Majelis Tabligh. Dalam arahannya, Prof. Fattah menyampaikan pentingnya integrasi dakwah tradisional dengan pendekatan digital agar lebih relevan dengan kebutuhan zaman.
“Majelis Tabligh tidak boleh statis. Kita harus adaptif terhadap perubahan, terutama dalam mengemas pesan dakwah agar sampai kepada generasi muda dan masyarakat luas,” tutur Prof. Fattah.
Selain pembahasan program kerja, kegiatan juga dirangkai dengan workshop kepenulisan dakwah digital bersama Ustadz Wahyudi Abdurrahman, Lc. Dalam sesi tersebut, para peserta mendapatkan wawasan teknis tentang menulis konten dakwah untuk platform digital, termasuk website dan media sosial.

Workshop ini menjadi bagian dari penguatan kapasitas kader tabligh agar mampu berdakwah secara efektif di ruang-ruang publik digital. Ustadz Wahyudi menekankan pentingnya orisinalitas dan kedalaman pesan dakwah dalam setiap tulisan.
Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Pekalongan, Dr. Hasan Bisri, M.Ag., yang turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut di Pekalongan.
Kegiatan yang berlangsung sehari penuh ini diakhiri dengan penyusunan dan pemaparan rencana kerja strategis Majelis Tabligh PWM Jateng yang akan dijalankan hingga akhir periode. Dengan semangat kolektif dan panduan yang terarah, Majelis Tabligh PWM Jateng bertekad untuk memperluas jangkauan dakwah yang berkemajuan, adaptif, dan membumi.




