ArtikelTuntunan

Perkembangan Islam Terkini di Amerika

Dari komunitas imigran yang beragam menuju salah satu unsur penting lanskap keagamaan Amerika

Ahad Pahing, 27 September 2026 16 Rabiulakhir 1448 H


Cakupan: Amerika Serikat • Pembaruan sumber: September 2026

Halaman 1 — Pertumbuhan dan profil demografi

Islam di Amerika Serikat terus mengalami perkembangan yang menarik, bukan hanya dari sisi jumlah penduduk, tetapi juga dari komposisi generasi, pendidikan, praktik keagamaan, keragaman etnis, perkembangan masjid, dan keterlibatan umat Islam dalam kehidupan masyarakat Amerika. Dua sumber Pew Research Center tahun 2017 yang menjadi dasar artikel ini memberikan potret yang cukup lengkap mengenai Muslim Amerika pada saat itu. Namun, karena artikel ini membahas kondisi terkini, data tersebut perlu dibaca bersama survei Pew 2023–2024, publikasi 2025, dan pembaruan terbaru Pew pada 3 September 2026. (Pew Research Center)

Dengan pendekatan tersebut, terlihat bahwa perkembangan Islam di Amerika tidak dapat dijelaskan hanya dengan ungkapan sederhana bahwa “jumlah Muslim bertambah”. Yang terjadi jauh lebih kompleks: komunitas Muslim bertambah besar, tetap sangat multietnis, relatif muda, memiliki tingkat pendidikan yang cukup tinggi, mempunyai basis imigran yang kuat sekaligus generasi kelahiran Amerika yang makin besar, dan terus membangun institusi keagamaan serta sosialnya.

Beberapa angka penting menggambarkan perubahan tersebut:

  • Pew memperkirakan terdapat sekitar 3,45 juta Muslim dari segala usia pada 2017; pada 2026 jumlahnya diperkirakan telah mencapai sekitar 5,5 juta jiwa.
  • Jumlah masjid meningkat dari sekitar 1.200 pada tahun 2000 menjadi hampir 2.800 pada 2020. (Pew Research Center)
  • Data 2023–2024 menunjukkan sekitar 59% Muslim dewasa Amerika lahir di luar Amerika Serikat, memperlihatkan pentingnya migrasi dalam pembentukan komunitas Muslim. (Pew Research Center)
  • Sekitar 35% Muslim dewasa berusia 18–29 tahun, sedangkan hanya sekitar 8% yang berusia 65 tahun atau lebih. (Pew Research Center)
  • Sekitar 44% Muslim dewasa merupakan lulusan perguruan tinggi, dan 26% memiliki gelar pascasarjana atau kualifikasi tingkat lanjut. (Pew Research Center)
  • Dalam survei 2023–2024, 60% Muslim mengatakan agama sangat penting dalam kehidupan mereka, sementara 59% mengatakan berdoa beberapa kali dalam sehari. (Pew Research Center)

Dari 3,45 juta menjadi sekitar 5,5 juta Muslim

PERTUMBUHAN POPULASI: 3,45 JUTA Estimasi 2017; 5,5 JUTA Estimasi 2026. Muslim Amerika Serikat, seluruh kelompok usia. Pew 2017 dan 2026
Infografik data: Pew 2017 dan 2026.

Salah satu perkembangan paling nyata adalah pertumbuhan jumlah penduduk Muslim. Dalam laporan Pew tahun 2017, populasi Muslim Amerika dari segala usia diperkirakan sekitar 3,45 juta jiwa. Pada waktu itu Muslim masih merupakan kelompok minoritas yang relatif kecil dalam keseluruhan populasi Amerika.

Sembilan tahun kemudian, Pew memperkirakan jumlah Muslim Amerika pada 2026 telah mencapai sekitar 5,5 juta orang dari segala usia, dibandingkan sekitar 2,4 juta ketika Pew membuat estimasi pada 2007. Dengan demikian, dalam kurun kurang dari dua dasawarsa, jumlah Muslim Amerika telah tumbuh menjadi lebih dari dua kali lipat. (Pew Research Center)

Data tersebut perlu dibedakan dari persentase penduduk dewasa. Religious Landscape Study 2023–2024 memperkirakan Muslim sekitar 1% dari seluruh orang dewasa Amerika Serikat. Angka 5,5 juta pada 2026, sebaliknya, mencakup anak-anak maupun orang dewasa. Karena komunitas Muslim relatif muda dan memiliki banyak keluarga dengan anak-anak, kedua angka ini tidak bertentangan. (Pew Research Center)

Pertumbuhan tersebut menunjukkan bahwa Islam tetap merupakan agama minoritas secara nasional, tetapi keberadaan demografisnya semakin nyata.

Imigrasi masih menjadi salah satu unsur terpenting

LATAR BELAKANG MIGRASI: 58% Lahir di luar AS • 2017; 59% Lahir di luar AS • 2023–2024. Persentase Muslim dewasa Amerika Serikat. Pew 2017; RLS 2023–2024
Infografik data: Pew 2017; RLS 2023–2024.

Salah satu karakteristik paling khas Muslim Amerika adalah keragaman asal negaranya.

Dalam survei 2017, sekitar 58% Muslim dewasa Amerika lahir di luar Amerika Serikat. Mereka berasal dari berbagai wilayah dunia, terutama Asia Selatan, Timur Tengah dan Afrika Utara, kawasan Asia lainnya, serta Afrika Sub-Sahara. Laporan tersebut bahkan mencatat responden Muslim berasal dari sedikitnya 75 negara.

Menariknya, pola ini hampir tidak berubah dalam data terbaru. Religious Landscape Study 2023–2024 menunjukkan sekitar 59% Muslim dewasa Amerika lahir di negara lain. (Pew Research Center)

Hal ini penting karena menunjukkan bahwa pertumbuhan Islam di Amerika masih sangat berkaitan dengan migrasi internasional. Namun pada saat bersamaan, semakin banyak anak dan cucu imigran Muslim yang lahir dan tumbuh sebagai warga Amerika. Karena itu, komunitas Muslim Amerika sekarang merupakan kombinasi antara komunitas imigran dan komunitas Muslim Amerika yang telah berakar beberapa generasi.

Islam Amerika, dengan demikian, semakin sulit diidentikkan dengan satu negara atau satu etnis tertentu.

Muslim Amerika sangat beragam secara ras dan etnis

KOMUNITAS YANG BERAGAM: 30% / 30% Kulit putih / Asia; 20% / 11% Kulit hitam / Hispanik. Lainnya atau multiras: sekitar 8% • Muslim dewasa. RLS 2023–2024; pembulatan persentase
Infografik data: RLS 2023–2024; pembulatan persentase.

Salah satu kesalahpahaman yang sering muncul adalah mengidentikkan Muslim Amerika hanya dengan keturunan Arab atau Timur Tengah. Data Pew justru menunjukkan gambaran yang berbeda.

Survei 2023–2024 memperkirakan Muslim dewasa Amerika terdiri atas sekitar 30% kulit putih, 30% Asia, 20% kulit hitam, 11% Hispanik, dan sekitar 8% kelompok ras lainnya atau multiras. Tidak ada satu kelompok ras pun yang menjadi mayoritas. (Pew Research Center)

Kategori tersebut juga harus dibaca secara hati-hati. Dalam sistem klasifikasi yang digunakan pada survei tersebut, sebagian warga keturunan Arab, Iran, Turki atau Timur Tengah bisa masuk dalam kategori “White”. Karena itu, kategori ras statistik tidak selalu menggambarkan identitas etnis dan budaya secara lengkap. (Pew Research Center)

Keragaman inilah yang membuat wajah Islam Amerika berbeda dari banyak negara Muslim. Dalam sebuah masjid di Amerika dapat ditemukan keluarga keturunan Pakistan, India, Arab, Afrika, Turki, Indonesia, Afrika-Amerika, Latino, maupun Muslim kulit putih Amerika yang beribadah dalam satu komunitas.

Dengan demikian, salah satu ciri utama Islam di Amerika adalah pluralitas internal yang sangat tinggi.

Populasi Muslim relatif muda

GENERASI MUDA MUSLIM: 35% Berusia 18–29 tahun; 8% Berusia 65 tahun ke atas. Persentase Muslim dewasa Amerika Serikat. RLS 2023–2024
Infografik data: RLS 2023–2024.

Data terbaru juga menunjukkan bahwa komunitas Muslim Amerika relatif lebih muda dibandingkan banyak kelompok keagamaan lainnya.

Sekitar 35% Muslim dewasa berusia antara 18 dan 29 tahun, sementara hanya sekitar 8% berumur 65 tahun atau lebih. Pew juga menemukan sekitar 42% Muslim dewasa memiliki anak di bawah umur yang tinggal bersama mereka, dibandingkan 27% di kalangan Kristen dan 29% di kalangan masyarakat yang tidak berafiliasi dengan agama. (Pew Research Center)

Struktur usia ini penting dalam memahami masa depan Muslim Amerika. Populasi yang relatif muda berarti perkembangan Islam tidak hanya bergantung kepada kedatangan imigran baru. Generasi kedua dan ketiga Muslim Amerika akan semakin menentukan karakter komunitas dalam beberapa dasawarsa mendatang.

Mereka lahir di Amerika, bersekolah dan kuliah di Amerika, menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa utama, serta berinteraksi sehari-hari dengan masyarakat yang sangat plural.

Akibatnya, persoalan penting bagi generasi baru bukan semata-mata bagaimana mempertahankan agama, tetapi juga bagaimana mengekspresikan identitas Islam dalam lingkungan sosial dan budaya Amerika.

1 2 3Laman berikutnya

Kasmui

Wong Brebes asli tinggal di Semarang; Dosen Kimia, Komputasi, IT, dan AI UNNES; Ketua PCM Gunungpati 2 Kota Semarang; Anggota Majelis Tabligh PDM Kota Semarang & PWM Jawa Tengah; Anggota Tim Pengembang Software KHGT MTT PP Muhammadiyah; Praktisi Ilmu Falak: https://hisabmu.com/, https://kasmui.cloud/

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Back to top button