AkhlaqArtikelIbadahTuntunan

10 Sifat Kepribadian Muhammadiyah Sering Terlupakan

Pedoman Akhlak, Dakwah, dan Pengabdian bagi Masyarakat

Ahad Kliwon, 20 September 2026 9 Rabiulakhir 1448 H

Apa yang membuat suatu gerakan Islam dipercaya masyarakat? Jawabannya tidak cukup ditemukan pada nama, simbol, atau besarnya lembaga. Kepercayaan tumbuh ketika ajaran tampak dalam cara anggotanya berbicara, mengambil keputusan, melayani sesama, dan memperbaiki kesalahan. Di sinilah 10 Sifat Kepribadian Muhammadiyah menjadi penting: ia memberi arah agar dakwah, pendidikan, pelayanan, dan kehidupan sehari-hari berjalan dengan watak yang selaras.

Unduh booklet: Booklet 10 Sifat Kepribadian Muhammadiyah (PDF).

Rumusan yang ditetapkan dalam Keputusan Muktamar Muhammadiyah ke-35 ini berkaitan dengan tujuan mewujudkan masyarakat Islam yang sebenar-benarnya. Sepuluh sifatnya saling terhubung. Kesalehan pribadi perlu hadir sebagai manfaat sosial; kerja sosial perlu dipandu ajaran dan akhlak.

Sepuluh Sifat, Satu Arah Pengabdian

  1. Memperjuangkan perdamaian dan kesejahteraan: meredakan perselisihan sekaligus membantu orang memperoleh kesempatan hidup yang layak.
  2. Memperbanyak kawan dan mengamalkan ukhuwah Islamiyah: merawat persaudaraan melalui silaturahmi, saling menolong, dan adab ketika berbeda pendapat.
  3. Lapang dada, luas pandangan, dan teguh pada ajaran Islam: bersedia mendengar serta belajar tanpa kehilangan pegangan nilai.
  4. Berwatak keagamaan dan kemasyarakatan: menghubungkan ibadah dengan kepedulian kepada tetangga, murid, pasien, dan warga yang membutuhkan.
  5. Mengindahkan hukum dan dasar negara yang sah: membangun ketertiban serta menempuh jalan yang bertanggung jawab dalam kehidupan berbangsa.
  6. Menjalankan amar ma’ruf nahi munkar dan menjadi teladan: mengajak kepada kebaikan dengan sikap yang lebih dahulu mencerminkan ajakan itu.
  7. Aktif dalam ishlah dan pembangunan masyarakat: ikut memperbaiki pendidikan, kesehatan, lingkungan, dan persoalan sosial dengan kerja nyata.
  8. Bekerja sama dengan sesama golongan Islam: menemukan bidang pengabdian bersama sambil menghormati perbedaan yang ada.
  9. Membantu pemerintah dan bekerja sama dengan golongan lain: berkontribusi bagi negara yang adil dan makmur melalui pelayanan serta partisipasi yang jujur.
  10. Adil dan korektif dengan bijaksana: berani mengevaluasi diri sendiri maupun menyampaikan kritik kepada pihak lain berdasarkan fakta dan dengan hormat.

DOWNLOAD POSTER

Mengapa Penting Dihidupkan Sekarang?

Pertama, sepuluh sifat ini menjaga konsistensi antara keyakinan dan tindakan. Seorang pendidik dapat menanamkan ukhuwah dengan tidak mempermalukan murid; pengelola layanan kesehatan dapat mengutamakan keselamatan pasien; pengurus dapat mengambil keputusan dengan transparan. Nilai yang tertulis menjadi nyata ketika orang lain merasakan manfaatnya.

Kepribadian gerakan terbaca dari cara kita memperlakukan sesama, terutama saat muncul perbedaan dan kesulitan.

Kedua, sifat-sifat itu memberi pegangan menghadapi polarisasi dan arus informasi cepat. Memperbanyak kawan bukan berarti menyetujui semua pendapat. Lapang dada bukan berarti meninggalkan prinsip. Bersikap korektif menuntut tabayun, bukti, dan kesediaan mengakui kekeliruan sendiri. Ketegasan, persaudaraan, dan keadilan perlu tumbuh bersama.

Ketiga, rumusan tersebut memberi ukuran bagi organisasi dan amal usaha. Pertanyaan yang perlu diajukan bukan hanya berapa banyak kegiatan terlaksana, melainkan siapa yang terbantu, apakah hak mereka terjaga, dan apakah layanan telah dievaluasi. Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah (PHIWM) menerjemahkan nilai ke ranah pribadi, keluarga, organisasi, profesi, kebangsaan, lingkungan, dan ilmu pengetahuan.

Dari Rumusan Menjadi Kebiasaan

Mulailah dari langkah yang dekat: periksa kebenaran kabar sebelum membagikannya, dengarkan pihak yang berselisih, ikut membantu tetangga yang kesulitan, patuhi aturan bersama, dan sediakan ruang evaluasi yang aman di organisasi. Tanyakan secara berkala: apakah kehadiran kita membuat lingkungan lebih damai, adil, dan sejahtera? Dengan cara itulah sepuluh sifat menjadi pedoman hidup, bukan sekadar rumusan yang dihafal.

Unduh booklet: Booklet 10 Sifat Kepribadian Muhammadiyah (PDF).

Sumber Rujukan

Kasmui

Wong Brebes asli tinggal di Semarang; Dosen Kimia, Komputasi, IT, dan AI UNNES; Ketua PCM Gunungpati 2 Kota Semarang; Anggota Majelis Tabligh PDM Kota Semarang & PWM Jawa Tengah; Anggota Tim Pengembang Software KHGT MTT PP Muhammadiyah; Praktisi Ilmu Falak: https://hisabmu.com/, https://kasmui.cloud/

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Check Also
Close
Back to top button