Ujian Bukan Beban, Siswa SMP Muhammadiyah 2 Purwokerto Buktikan Prestasi di Tengah Ibadah Puasa

PURWOKERTO – Semangat menuntut ilmu tak luntur meski di tengah suasana menjalankan ibadah puasa. SMP Muhammadiyah 2 Purwokerto yang berlokasi di Jl. Gerilya Barat Gg 2, RT 02 RW 05, Kelurahan Tanjung, Kecamatan Purwokerto Selatan, resmi menyelenggarakan Asesmen Sumatif Lingkup Materi (ASLM) Semester Genap Tahun Ajaran 2025/2026 mulai Kamis (05/03/2026).
Kegiatan ini diselenggarakan selaras dengan kebijakan kurikulum dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah serta Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas yang mengedepankan evaluasi belajar berbasis kompetensi dan karakter.
Kepala Sekolah: Mengukur Kompetensi, Mengasah Karakter
Kepala SMP Muhammadiyah 2 Purwokerto, Ibu Yuni Prihartini, M.Pd., menyampaikan bahwa ujian kali ini memiliki makna ganda bagi para siswa. Selain sebagai pemenuhan standar akademis kementerian, momen ini juga menjadi ajang pengasahan mental bagi siswa yang sedang berpuasa.
“Kami berharap ASLM ini bukan sekadar rutinitas akademik untuk mengisi nilai di rapor, melainkan cermin dari proses belajar siswa selama satu semester. Di bulan yang penuh berkah ini, kami ingin anak-anak membuktikan bahwa keterbatasan fisik saat berpuasa justru menjadi motivasi untuk lebih fokus dan teliti,” ujar Yuni Prihartini.
Antusiasme Siswa: Puasa Bukan Penghalang
Kondisi di ruang-ruang ujian terlihat tertib dan penuh konsentrasi. Salah satu siswa kelas VIII, Aris Febian Putra, membagikan pengalamannya mengikuti ujian di bulan Ramadhan.
“Walaupun sedang puasa, saya sudah merasa siap ikut ASLM hari ini. Karena persiapannya tidak mendadak, saya sudah belajar dari jauh-jauh hari. Jadi saat mengerjakan soal, rasanya lebih tenang dan tetap semangat,” ungkap Aris dengan optimis.
Pesan Guru: Belajar adalah Ibadah Menuju Indonesia Emas
Senada dengan hal tersebut, Agus Salim, S.Pd.Si., selaku tenaga pendidik di SMP Muhammadiyah 2 Purwokerto menekankan pentingnya nilai-nilai kejujuran dalam ujian kali ini. Baginya, momen ujian adalah saat yang tepat untuk mengevaluasi kualitas ibadah belajar para siswa.
“Belajar adalah ibadah, di mana kebenaran dan kesesuaian harus selalu diperhatikan dan diselaraskan. Momen ujian ini adalah cara kita menguji apakah keilmuan dan ibadah belajar anak-anak sudah benar atau masih butuh evaluasi lagi,” jelas iim, sapaan dari Agus Salim.
Ia juga menambahkan bahwa integritas adalah kunci utama. “Puasa mengajarkan kejujuran dan kesabaran. Melalui jargon BERAKSI (Bertaqwa, Berprestasi, Kreatif, Kolaboratif, dan Komunikasi), SMP Muhammadiyah 2 Purwokerto siap mengawal generasi muda menuju Indonesia Emas 2045,” tutupnya.
Penyelenggaraan ASLM ini direncanakan akan berlangsung selama satu pekan ke depan dengan pengawasan ketat dan pendampingan penuh dari dewan guru untuk memastikan hasil yang objektif dan berkualitas.
Agus Salim
Ketua PCPM Purwokerto Selatan




