ArtikelWacana Pemikiran Islam

Sekilas mengenai Buku Agung _Prolegomena to the Metaphysics of Islām_ karya Syed Muhammad Naquib al-Attas

Buku ini menghadirkan sebuah tonggak penting dalam khazanah intelektual Islam dengan merumuskan, secara sistematis dan mendalam, konsep *worldview* (pandangan hidup) Islam. Untuk pertama kalinya, makna *worldview* didefinisikan dari perspektif Islam sendiri, bukan sebagai adopsi atau reaksi atas konsep Barat. Penulis mengartikulasikan pandangan Islam tentang realitas dan kebenaran dengan menghimpun unsur-unsur fundamental yang membentuk satu kesatuan visi yang utuh, sekaligus menempatkannya dalam dialog kritis dengan berbagai tantangan intelektual yang muncul sepanjang sejarah hingga masa kontemporer.

Pada bagian awal, buku ini menguraikan Islam sebagai konsep agama yang menjadi fondasi etika dan moralitas. Islam tidak dipahami sekadar sebagai sistem ritual atau hukum, melainkan sebagai kerangka menyeluruh yang mengatur cara manusia memahami Tuhan, alam, dan dirinya sendiri. Dari sini, pembahasan tentang makna dan pengalaman kebahagiaan dalam Islam menjadi relevan, karena kebahagiaan ditempatkan dalam horizon metafisis dan etis, bukan semata psikologis atau material. Kebahagiaan dipahami sebagai keterpautan antara iman, amal, dan tujuan akhir eksistensi manusia.

Selanjutnya, buku ini memasuki wilayah filsafat ilmu dan antropologi filosofis Islam. Relasi antara Islam dan filsafat ilmu dibahas dengan menegaskan posisi wahyu, akal, dan pengalaman sebagai sumber pengetahuan yang saling terintegrasi. Pembahasan tentang hakikat manusia dan psikologi jiwa manusia menunjukkan bahwa manusia dalam Islam dipahami sebagai makhluk berlapis: jasmani, rasional, dan ruhani. Pendekatan ini menolak reduksionisme, sekaligus menawarkan kerangka utuh untuk memahami perilaku, kesadaran, dan tanggung jawab moral manusia.

Pada bagian-bagian akhir, buku ini menyentuh tema-tema metafisis yang lebih mendalam, seperti intuisi tentang eksistensi, quiddity dan esensi, serta tingkatan-tingkatan wujud. Pembahasan ini memperlihatkan kekayaan tradisi filsafat Islam dalam membaca realitas secara hierarkis dan bermakna. Secara keseluruhan, buku ini bukan hanya sebuah pengantar konseptual, tetapi juga sebuah karya reflektif yang mengajak pembaca memahami Islam sebagai pandangan hidup yang komprehensif, koheren, dan mampu menjawab tantangan pemikiran Barat secara tegas dan Adil.

Sebagai anjuran namun sangat ditekankan, untuk belajar dan mendalami karya ini perlu melalui Guru, yang mempunyai sanad belajar kepada Sang Penulis Magnum Opus ini.

Oleh: Alvin Qodri Lazuardy/Majelis Tabligh PWM JATENG

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Back to top button