BeritaDinamika PesyarikatanDinamika Tabligh

Sekolah Tabligh Angkatan II Resmi Diwisuda, Langkah Besar Muhammadiyah Jateng Perkuat Kaderisasi

📅 Kamis, 14 Mei 2026 | 27 Zulkaidah 1447 H

SEMARANG, UNIMUS – Majelis Tabligh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah sukses menyelenggarakan Wisuda Sekolah Tabligh Angkatan Ke-II tahun 2025. Bertempat di Kampus UNIMUS Semarang pada Ahad (11/1), momentum ini tidak hanya menjadi seremoni kelulusan, tetapi juga langkah strategis penguatan dakwah di wilayah Jawa Tengah.

Ketua Majelis Tabligh PWM Jawa Tengah, Dr. H. Ali Trigiatno, M.Ag., dalam sambutannya menyampaikan harapan besar agar para lulusan segera berkhidmat di tengah masyarakat. Beliau menegaskan bahwa setelah prosesi wisuda ini, para mubaligh akan langsung berada di bawah koordinasi Korps Mubaligh Muhammadiyah (KMM) Jawa Tengah.

“Tujuannya adalah untuk mengkonsolidasikan dan mendistribusikan para mubaligh-mubaligh ini secara merata ke berbagai karesidenan di seluruh Jawa Tengah,” ungkap Dr. Ali dalam taujihnya.

Dakwah Berkelanjutan dan Peran Perguruan Tinggi

Menurut Dr. Ali, kebutuhan akan mubaligh dalam persyarikatan Muhammadiyah bukanlah sesuatu yang bersifat aksidental atau kebetulan semata. Sebaliknya, dakwah harus dikelola secara kontinuitas atau berkelanjutan.

Dalam kesempatan tersebut, beliau secara khusus menyampaikan permohonan kepada Rektor UNIMUS agar universitas bersedia menjadi mitra strategis dalam penyelenggaraan program pengaderan mubaligh secara rutin. Sinergi antara Majelis Tabligh dan Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) dinilai menjadi kunci utama dalam menjaga ketersediaan kader dakwah.

Menjadi Role Model Nasional

Sekolah Tabligh Jawa Tengah kini telah menjadi sorotan positif di tingkat nasional. Dr. Ali memberikan rasa optimisme bahwa program ini telah terkelola dengan baik dan siap menjadi percontohan bagi wilayah-wilayah lain di Indonesia. Kesuksesan model ini bahkan sudah mulai direplikasi oleh pimpinan daerah lain, salah satunya adalah Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Makassar.

“Sekolah Tabligh adalah program yang sangat penting. Penekanan utamanya adalah keberlanjutan para dai dalam menjalankan tugas dakwah, sekaligus melanggengkan kaderisasi mubaligh di lingkungan Muhammadiyah,” tegasnya.

Acara wisuda ini turut dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, di antaranya Ketua PP Muhammadiyah dr. Agus Taufiqurrahman, M.Kes, Sp.S., Ketua PWM Jawa Tengah Dr. KH. Tafsir, M.Ag., serta Rektor UNIMUS Prof. Dr. Masrukhi, M.Pd. Selain wisuda, rangkaian acara juga diisi dengan pelantikan pengurus KMM Jateng, launching Pelatihan Imam Masjid, serta Rapat Kerja Pimpinan (Rakerpim) Majelis Tabligh PWM Jawa Tengah.

Editor: Alvin Qodri Lazuardy

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Back to top button