Artikel

Kultum : Kembali kepada Allah, Menemukan Cinta-Nya Melalui Taubat.

Oleh : Khoiruman, S.IP (Mahasiswa Sekolah Tabligh PWM Jateng di Banjarnegara)

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

الْحَمْدُ لله رَبِّ الْعَالَمِيْنَ، وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى أَشْرَفِ الْأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ، وَعَلَى أله وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ، أَمَّا بَعْدُ

Hadirin kaum muslimin muslimat rahimakumullah.

Alhamdulillahirabbil ‘alamiin, segala puji bagi Allah yang telah memberikan kita ni’mat bisa berkumpul di majelis yang mulia ini.

Salam rahmat Allah semoga terlimpahkan kepada junjungan kita Nabi Muhammad Saw, kepada keluarga, sahabat dan umatnya hingga akhir zaman.

Hadirin kaum muslimin muslimat rahimakumullah

Manusia tidak luput dari dosa karena “insan” (manusia) adalah tempatnya salah dan lupa,

Sebagaimana sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

كُلُّ ابْنِ آدَمَ خَطَّاءٌ وَخَيْرُ الْخَطَّائِيْنَ التَّوَّابُوْنَ.

“Setiap anak Adam adalah bersalah dan sebaik-baiknya orang yang melakukan kesalahan adalah mereka yang mau bertaubat.” HR. At-Tirmidzi (no. 2499), Ibnu Majah (no. 4251), Ahmad (III/198), al-Hakim (IV/244), dari Anas z, dan dihasankan oleh al-Albani dalam kitab Shahiih al-Jaami’ish Shaghiir (no. 4391).

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

لَوْ أَنَّ اْلعِبَادَ لَمْ يُذْنِبُوْا، لَخَلَقَ اللهُ خَلْقًا يُذْنِبُونَ، ثُمَّ يَغْفِرُ لَهُمْ، وَهُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ.

“Seandainya para hamba tidak melakukan dosa niscaya Allah akan menciptakan makhluk lain yang melakukan dosa, kemudian Allah akan mengampuni mereka, dan Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” HR. Al-Hakim (IV/246), Abu Nu’aim dalam kitab al-Hilyah (VII/204), dan dishahihkan oleh al-Albani dalam kitab Sil-silah al-Ahaadiits ash-Shahiihah (no. 967).

Marilah kita renungkan betapa besar kasih sayang Allah SWT yang tidak pernah berhenti mengampuni hambanya yang berdosa kemudian dia bertaubat. Hari ini, kita akan berbicara tentang “Taubat: Kembali kepada Allah”. Taubat bukan sekadar kata, tapi perjalanan jiwa kembali kepada Sang Pencipta, pintu rahmat yang selalu terbuka lebar.

Hadirin kaum muslimin muslimat rahimakumullah

Apa itu Hakikat Taubat ?: Taubat adalah Kembali ke Fitrah

  1. Taubat adalah kembali kepada kesucian, kepada fitrah manusia yang bersih dari dosa, seperti bayi yang baru lahir.
  2. Allah SWT adalah At-Tawwab, Dia yang terus mengajak hamba-Nya kembali, memberi taufik, dan menerima taubat berkali-kali.
  3. Nabi Muhammad SAW, meskipun maksum, beristighfar hingga 100 kali sehari, menunjukkan bahwa istighfar dan taubat adalah gaya hidup kita.

Pintu rahmat selalu terbuka, jangan berputus asa

  1. Sebesar apa pun dosa kita, jika kita bertaubat dengan sungguh-sungguh, Allah akan mengampuninya. Jangan pernah merasa Allah tidak akan mengampuni dosa kita.
  2. Putus asa dari rahmat Allah justru termasuk dosa besar.

Hadirin kaum muslimin muslimat rahimakumullah

Apa syarat taubat yang diterima?

Syarat utama (Dosa antara hamba dan Allah)

  1. Menyesali perbuatan : Menyesal sedalam-dalamnya atas kesalahan yang telah diperbuat, tanda penyesalan adalah hati yang lembut dan air mata.
  2. Meninggalkan dosa : Seketika berhenti dari perbuatan maksiat tersebut tanpa menunda-nunda.
  3. Bertekad kuat tidak mengulang : Berjanji dengan sungguh-sungguh di hati untuk tidak mengulangi dosa tersebut selamanya

Tambahan (Jika dosa berkaitan dengan hak manusia)

  1. Mengembalikan hak: Jika dosa melibatkan hak orang lain (misalnya mengambil harta, mencemarkan nama baik), maka harus mengembalikan hak tersebut dan meminta maaf.

Syarat Tambahan (Agar Taubat Nasuha/Sempurna)

  1. Niat taubat semata-mata karena Allah, bukan karena takut ketahuan, ingin dipuji, atau sudah tidak mampu berbuat dosa lagi.
  2. Tidak menyisakan dosa: Taubat harus mencakup seluruh dosa, tidak ada yang disisakan.

Hadirin kaum muslimin muslimat rahimakumullah

Apa Hikmah dan Keutamaan Taubat?

  1. Dicintai Allah

اِنَّ اللّٰهَ يُحِبُّ التَّوَّابِيْنَ وَيُحِبُّ الْمُتَطَهِّرِيْنَ

“Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang bertaubat…” (QS. Al-Baqarah: 222).

  1. Mengganti Keburukan dengan Kebaikan:

إِلَّا مَن تَابَ وَءَامَنَ وَعَمِلَ عَمَلًا صَٰلِحًا فَأُو۟لَٰٓئِكَ يُبَدِّلُ ٱللَّهُ سَيِّـَٔاتِهِمْ حَسَنَٰتٍ ۗ وَكَانَ ٱللَّهُ غَفُورًا رَّحِيمًا

“Kecuali orang-orang yang bertaubat, beriman dan mengerjakan amal saleh,

maka kejahatan mereka diganti Allah dengan kebaikan…” (QS. Al-Furqan: 70).

  1. Mendapat Ketenangan Jiwa: Hijrah dan taubat mendatangkan nikmat iman yang luar biasa.
  2. Menyelamatkan dari Neraka: Taubat adalah sebab keselamatan dan masuk surga.

Hadirin kaum muslimin muslimat rahimakumullah

Kenapa kita tidak boleh menunda taubat?

Alasan utama menunda taubat itu berbahaya:

  1. Maut datang tiba-tiba: Tidak ada yang tahu kapan ajal akan menjemput, menunda berarti mengambil risiko mati dalam keadaan belum bertaubat, dan penyesalan di akhir hayat tak akan berguna.
  2. Hati mengeras: Dosa yang menumpuk tanpa taubat akan menjadi noda hitam yang mengerak di hati, membuatnya sulit tersentuh hidayah, nasihat, dan kebaikan.
  3. Jebakan setan: Setan akan membisikkan alasan agar menunda (misal: “nanti saat Ramadhan”, “nanti kalau di Makkah”), padahal itu adalah cara agar kita tidak sempat bertaubat.
  4. Dosa bertambah: Dosa lama belum terhapus, ditambah dengan dosa baru karena menunda taubat, semakin memperberat diri.
  5. Kehilangan keberkahan: Dosa yang menumpuk menghalangi keberkahan, membuat hidup terasa sempit, hati tidak tenang, dan ibadah hambar.
  6. Allah Maha Pengampun, tapi…: Meskipun Allah Maha Pengampun, Dia juga Maha Keras Hukuman-Nya. Kita harus memanfaatkan waktu yang ada karena pintu taubat akan tertutup.

Hadirin kaum muslimin muslimat rahimakumullah

Mari kita jadikan momen bulan Ramadhan ini sebagai awal untuk terus bertaubat, kembali kepada Allah dengan sungguh-sungguh, menghiasi diri dengan amal saleh, dan meraih cinta serta rahmat-Nya. Aamiin Yaa Robbal ‘Alamiin

Wassalamu’alaikum warhamtullahi wabarakatuh.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Check Also
Close
Back to top button