KhutbahKhutbah Jum'at

Khutbah Jumat : Jangan Nodai Agama dengan Nafsu dan Kejahatan

Oleh : Pujiono

📅 Rabu, 14 Mei 2026 | 26 Zulkaidah 1447 H

Khutbah Jumat : Jangan Nodai Agama dengan Nafsu dan Kejahatan

Oleh : Pujiono (Mahasiswa S-3 Pendidikan Agama Islam UMS /Anggota Majelis Tabligh PWM Jawa Tengah)

إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهْ وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِي اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ.
يَاأَيُّهاَ الَّذِيْنَ ءَامَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنتُمْ مُّسْلِمُوْنَ. أَمَّا بَعْدُ؛

Ma’asyiral muslimin rahimakumullah

Marilah kita tingkatkan ketakwaan kepada Allah SWT dengan menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya.

Di tengah masyarakat kita hari ini, muncul berita yang sangat memprihatinkan tentang dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh oknum pengasuh pesantren di Kabupaten Pati. Kasus ini menjadi perhatian luas masyarakat dan aparat penegak hukum.

Peristiwa seperti ini bukan hanya melukai korban dan keluarga, tetapi juga mencederai nama baik lembaga pendidikan Islam dan para ulama yang selama ini ikhlas membimbing umat.

Karena itu, khutbah hari ini mengingatkan kita semua:
agama tidak boleh dijadikan tameng untuk hawa nafsu dan kezaliman.

Allah SWT berfirman:

إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالإِحْسَانِ

“Sesungguhnya Allah menyuruh berlaku adil dan berbuat kebajikan.”
(QS. An-Nahl: 90)

Jamaah yang dimuliakan Allah,

Islam sangat memuliakan amanah. Seorang guru, ustaz, kyai, pemimpin, kepala sekolah, bahkan orang tua adalah penjaga amanah. Semakin tinggi ilmu seseorang, semakin besar tanggung jawabnya di hadapan Allah.

Rasulullah SAW bersabda:

كُلُّكُمْ رَاعٍ وَكُلُّكُمْ مَسْئُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ

“Setiap kalian adalah pemimpin, dan setiap kalian akan dimintai pertanggungjawaban.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Maka siapa pun yang menyalahgunakan kedudukan, memanfaatkan kepercayaan murid, santri, atau jamaah demi hawa nafsunya, sesungguhnya ia telah melakukan pengkhianatan besar.

Lebih menyedihkan lagi jika pelaku menggunakan simbol agama untuk menakut-nakuti korban, merasa paling suci, atau mengaku memiliki kelebihan spiritual agar dipercaya masyarakat. Tuduhan dalam kasus di Pati bahkan menyebut adanya manipulasi kepercayaan dan penyalahgunaan pengaruh terhadap para santriwati.

Jamaah rahimakumullah,

Kita harus bijak menyikapi peristiwa ini.

Pertama, jangan sampai karena ulah oknum, kita membenci pesantren dan ulama. Banyak kyai, ustaz, dan guru yang ikhlas mengabdi siang malam mendidik umat. Mereka harus tetap dihormati.

Kedua, masyarakat jangan mudah mengkultuskan seseorang secara berlebihan. Dalam Islam tidak ada manusia ma’shum selain para nabi. Semua bisa salah.

Ketiga, lembaga pendidikan Islam harus memperkuat pengawasan, perlindungan anak, dan akhlak kepemimpinan. Pesantren bukan hanya tempat belajar ilmu, tetapi tempat menjaga kehormatan manusia.

Keempat, para orang tua harus terus mendampingi anak-anaknya. Jangan menyerahkan pendidikan sepenuhnya tanpa komunikasi dan perhatian.

Allah SWT berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنْفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا

“Wahai orang-orang beriman, jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka.”
(QS. At-Tahrim: 6)

Jamaah Jumat rahimakumullah,

Peristiwa seperti ini menjadi pelajaran besar bahwa ilmu tanpa takwa bisa berubah menjadi petaka. Jabatan tanpa iman bisa menjadi alat kezaliman.

Mari kita jaga hati, keluarga, lembaga pendidikan, dan masyarakat kita dengan kejujuran serta rasa takut kepada Allah.

أقول قولي هذا وأستغفر الله العظيم لي ولكم فاستغفروه إنه هو الغفور الرحيم

Khutbah Kedua dan doa

الحمد لله رب العالمين، أشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له، وأشهد أن سيدنا محمداً عبده ورسوله.

اللهم صل وسلم على سيدنا محمد وعلى آله وصحبه أجمعين.

Jamaah Jumat rahimakumullah

Marilah kita berdoa agar Allah menjaga negeri ini dari kerusakan moral, penyalahgunaan kekuasaan, dan hilangnya rasa takut kepada Allah.

Mari kita didik generasi muda dengan agama dan akhlak, bukan hanya ilmu. Sebab bangsa akan kuat jika moralnya kuat.

Doa

اللهم أصلح علماءنا ومعلمينا وقادتنا.

اللهم احفظ أبناءنا وبناتنا من الفتن ما ظهر منها وما بطن.

اللهم من أراد بالإسلام والمسلمين خيراً فوفقه إلى كل خير، ومن أراد بهم سوءاً فاجعل كيده في نحره.

اللهم اجعل مؤسسات التعليم الإسلامي منارات للعلم والأخلاق والأمانة.

ربنا ظلمنا أنفسنا وإن لم تغفر لنا وترحمنا لنكونن من الخاسرين.

ربنا آتنا في الدنيا حسنة وفي الآخرة حسنة وقنا عذاب النار.

عباد الله،
إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالإِحْسَانِ وَإِيتَاءِ ذِي الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ ۚ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ

فاذكروا الله العظيم يذكركم واشكروه على نعمه يزدكم ولذكر الله أكبر والله يعلم ما تصنعون.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Back to top button