BeritaDinamika Pesyarikatan

Mauk Final CRM Jateng: PRM Singasari Bawa Semangat Amal Usaha 72 Tahun

Karanglewas, Banyumas – Kabar membanggakan datang dari Pimpinan Ranting Muhammadiyah Singasari. PRM Singasari resmi lolos 9 Besar Final CRM Unggulan Jateng 2026 dan akan kembali bertanding mewakili Banyumas di Kompleks Perguruan Muhammadiyah Blingbingrejo, Cabang Nalimsari, Jepara, pada 8-9 Agustus 2026.

Ini adalah buah dari pembinaan 72 tahun sejak 18 November 1953. Kini PRM Singasari membina 1.500 jamaah dengan amal usaha: 1 Masjid, 10 Mushola, TK PAUD MIM, Posyandu, Donor Darah, JATAM, Santunan Yatim, dan Tim Perawatan Jenazah. Kekuatannya bertumpu pada pengajian rutin malam Jumat, Kajian Al-Nabawi bahasa Jawa setiap Jumat-Sabtu-Ahad ba’da Shubuh, dan pengajian pimpinan bulanan secara bergilir.

Untuk berlaga di tingkat provinsi Jawa Tengah, PRM Singasari memberangkatkan 25 kader gabungan dari PRM, Aisyiyah, Pemuda Muhammadiyah, dan Nasyiatul Aisyiyah yang telah dibekali latihan intensif.

Selain mengikuti lomba, PRM Singasari Cabang Karanglewas juga tampil di Expo Produk Unggulan Muhammadiyah Jawa Tengah melalui Stand LPCR PDM Banyumas. Dibawa 8 produk UMKM khas Banyumas karya warga dan ibu-ibu Aisyiyah: Kripik Jaher, Ampyang Ketan, Kripik Busil Tales, Legendar, Manggengsari Pedas, Bumbu Pecel, Krupuk Bantal, dan Biang Jahe.

Ketua PCM Karanglewas, H. Nardjo mengapresiasi lolosnya PRM Singasari ke Final CRM Jateng 2026. Ia menyebut ini bukti ranting Karanglewas mampu berkarya nyata di bidang ibadah, ekonomi, dan sosial. PCM mendukung penuh agar kontingen mengharumkan nama Banyumas.
“Alhamdulillah, PRM Singasari masuk finalis CRM Jawa Tengah. Ini bukti kebersamaan 72 tahun istiqomah. Bukan cuma ngaji, kami hadir lewat karya, UMKM, dan pengabdian. Kami titip nama baik Karanglewas dan Banyumas. Jaga semangat. Dari desa untuk Jawa Tengah. Terus bergerak!”, pesanya.

Ketua PRM Singasari, Muhammad Ghozi bersyukur atas lolosnya ke Final CRM Jateng 2026. Ini buah 72 tahun istiqomah warga Muhammadiyah Singasari. PRM Singasari memberangkatkan 25 kader gabungan dan membawa 8 produk UMKM khas Banyumas ke Expo Jepara.
“Alhamdulillah, 72 tahun istiqomah akhirnya berbuah. Kami ke Jepara bukan hanya bawa nama, tapi juga karya. Ada 25 kader dan 8 produk UMKM. Doakan kami jaga amanah Banyumas dan terus bergerak.”, tuturnya.

Ketua PRA Singasari, Irmayati Nur Wahidah bersyukur Aisyiyah ikut ke Jepara membawa 8 produk UMKM binaan ibu-ibu sebagai dakwah ekonomi dari desa untuk Banyumas. PRM Singasari saat ini membina 1.500 jamaah dengan amal usaha masjid, mushola, PAUD, Posyandu, hingga santunan yatim. “Alhamdulillah, ini buah kebersamaan. Dakwah perempuan tidak padam. 8 produk ini dakwah ekonomi kami. Dari dapur untuk Banyumas. Dapur kami mimbar dakwah, ekonomi kami amal usaha.”, ungkapnya.

Lolosnya PRM Singasarissuk 9 besar finalis CRM Jateng 2026 membuktikan pembinaan 72 tahun mampu melahirkan kader, amal usaha, dan 8 produk UMKM yang berdaya saing. Keikutsertaan 25 kader di Jepara jadi simbol dakwah Muhammadiyah dari masjid ke masyarakat, dari ibadah ke pengabdian.
PRM Singasari siap memberi warna dan mengibarkan panji Muhammadiyah di tingkat provinsi. Terus bergerak! Dari desa untuk Jawa Tengah. (Tarqum Aziz, JurnaliszMu)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Back to top button