Wisuda Angkatan I Sekolah Tabligh PDM Kota Semarang: Langkah Nyata Membumikan Dakwah Berkemajuan

SEMARANG — Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Semarang kembali mencetak tonggak penting dalam penguatan kaderisasi dakwah. Majelis Tabligh PDM Kota Semarang sukses menyelenggarakan Wisuda Angkatan I Sekolah Tabligh yang bertempat di Hotel Muria, pada Sabtu, 17 Oktober 2026. Acara khidmat ini menjadi momentum strategis dalam melahirkan para mubaligh dan kader persyarikatan yang kompeten, adaptif, serta siap membumikan nilai-nilai Islam berkemajuan di tengah masyarakat.
Hadir dalam acara tersebut jajaran Pleno PDM Kota Semarang, Ortom tingkat daerah, para Instruktur Sekolah Tabligh, serta tamu undangan. Sebanyak 41 orang wisudawan dan wisudawati resmi dilepas setelah menyelesaikan serangkaian kurikulum dan pendalaman ilmu keislaman, metodologi dakwah kontemporer, serta keorganisasian Muhammadiyah.
Ketua Majelis Tabligh PDM Kota Semarang, Dr. Aang Khunaepi, M.Ag., dalam laporannya menyampaikan bahwa penyelenggaraan Sekolah Tabligh Angkatan I ini merupakan wujud nyata ikhtiar dalam mencetak juru dakwah yang tidak hanya mumpuni secara pemahaman keagamaan, tetapi juga adaptif terhadap kebutuhan umat saat ini.
“Melalui Sekolah Tabligh ini, kami berupaya melahirkan para dai yang siap menjawab tantangan zaman. Bekal ilmu keislaman yang mendalam serta wawasan dakwah kontemporer yang diberikan diharapkan mampu menjadikan ke-41 lulusan ini sebagai pencerah yang membawa kesejukan dan solusi di tengah dinamika masyarakat,” ujar Aang Khunaepi.
Sementara itu, Ketua PDM Kota Semarang, Dr. Fakrurozi, M.Ag., memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya wisuda perdana ini. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya peran strategis para mubaligh lulusan Sekolah Tabligh dalam memperluas jangkauan dakwah Islam berkemajuan di Kota Semarang.
“Sekolah Tabligh ini bukan akhir dari proses belajar, melainkan titik awal pengabdian yang sebenarnya di tengah umat. Seorang mubaligh Muhammadiyah harus mampu tampil sebagai agen perubahan yang mencerahkan, mencerdaskan, serta merangkul seluruh lapisan masyarakat dengan penuh kearifan,” tegas Fakrurozi
Prosesi wisuda ditandai dengan penyerahan syahadah (sertifikat kelulusan) serta pengukuhan ke-41 mubaligh dan mubalighah muda yang disambut dengan antusiasme tinggi dari para peserta dan tamu undangan yang hadir di Hotel Muria.
Melalui kelulusan Angkatan I ini, PDM Kota Semarang optimis jejaring dakwah di tingkat ranting hingga cabang akan semakin kuat, masif, andal, dan berdampak luas dalam mencerahkan kehidupan beragama di Kota Semarang.
Kontributor : Satrya Zidni Prasetyo – Medkom KMM PWM Jawa Tengah




