BeritaDinamika Pesyarikatan

Menyemai Benih Iman, Menyiapkan Kader Persyarikatan: Antusiasme Hari Pertama Santri Baru di TPQ Nur Hidayah Tanjung

Majelistablighpwmjateng.com–Masjid Nur Hidayah Tanjung tampak berseri dipenuhi gelak tawa dan pancaran wajah penuh semangat generasi muda Islam. Memasuki tahun ajaran baru, Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Nur Hidayah Tanjung resmi memulai gerbang dakwahnya untuk mencetak kader-kader persyarikatan yang berkemajuan, tangguh, dan berakhlakul karimah pada Senin, 20 Muharram 1448 H (13 Juli 2026 M).
Sebagai salah satu pilar krusial dalam struktur perkaderan non-formal di lingkungan Muhammadiyah, TPQ memiliki peran strategis untuk menanamkan dasar-dasar tauhid dan kecintaan terhadap Al-Qur’an sejak usia dini.

Hari pertama masuk TPQ menjadi momentum berharga yang penuh dengan keberkahan, mempertemukan para ustadzah yang ikhlas mengabdi dengan para santri yang haus akan ilmu agama.

Kegiatan yang berlangsung khidmat di ruang utama Masjid Nur Hidayah ini diasuh secara langsung oleh jajaran Ustadzah yang berkompeten di bidangnya, antara lain:
* Ustadzah Arieswati Wiedhianingsih, SP.MP
* Ustadzah Rifcha Rahmi Zahara, S.K.M
* Ustadzah Ninik Nur Khotijah
* Ustadzah Dwi Aprianingsih, S.E
* Ustadzah Ummi
Sinergi dan keikhlasan para pendidik ini mencerminkan komitmen nyata persyarikatan dalam menghadirkan tata kelola pendidikan Al-Qur’an yang inklusif, terstruktur, dan penuh kasih sayang.

Rangkaian Semarak Kegiatan Pembukaan
Untuk menumbuhkan rasa cinta santri terhadap lingkungan masjid dan Al-Qur’an, para ustadzah telah merancang serangkaian kegiatan pembukaan yang edukatif sekaligus menyenangkan. Adapun susunan kegiatan mulia tersebut meliputi:

1. Pembukaan & Doa Bersama: Mengawali rihlah ilmiah dengan bersimpuh memohon ridha Allah SWT agar proses belajar-mengajar senantiasa dinaungi keberkahan dan petunjuk-Nya.

2. Murojaah Hafalan Surat Pendek: Mengasih kembali ingatan dan lisan santri dengan melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an secara berjamaah, meneguhkan kembali hafalan mereka.

3. Murojaah Doa Sehari-hari: Membiasakan santri agar senantiasa melibatkan Allah dalam setiap aktivitas kehidupan lewat doa-doa harian.

4. Pengenalan Adab Santri TPQ: Menanamkan pondasi akhlak budi pekerti, tatacara bersikap di dalam masjid, menghormati guru, serta memuliakan kalamullah sebagai ciri khas kader Muhammadiyah yang beradab.

5. Pesan Pembakar Semangat: Untaian nasihat penuh motivasi spiritual dari Ustadzah Arie agar para santri memiliki tekad baja dan niat yang lurus dalam menuntut ilmu.

6. Perkenalan Santri Baru: Merajut tali ukhuwah Islamiyah antarsantri agar saling mengenal, menghargai, dan menyayangi sebagai saudara seiman.

7. Ekspresi Kreativitas Berbasis Visi: Aktivitas dibagi menjadi dua klaster strategis; kegiatan mewarnai gambar islami bagi santri kelas kecil, dan menuliskan refleksi jujur mengenai alasan serta “Tujuan aku berangkat ke TPQ” khusus bagi santri kelas besar sebagai bentuk penanaman visi hidup sejak dini.

8. Penutup & Doa Bersama: Mengakhiri majelis ilmu dengan doa kafaratul majelis guna menjaga kesucian hati dan ilmu yang telah didapatkan.

9. Apresiasi Syiar: Pembagian hadiah bagi seluruh santri tanpa terkecuali sebagai wujud stimulus kebahagiaan agar mereka senantiasa istiqomah melangkahkan kaki ke TPQ.

Melalui perantara TPQ Nur Hidayah Tanjung ini, diharapkan tidak sekadar menjadi tempat belajar membaca huruf hijaiyah, melainkan laboratorium peradaban tempat lahirnya generasi khairu ummah. Generasi yang siap memikul estafet dakwah amar ma’ruf nahi munkar demi kejayaan Islam, bangsa, dan persyarikatan di masa depan.

MasyaAllah Barakallahufiikum. Semoga Allah SWT senantiasa menguatkan pundak para pengajar dan melunakkan hati para santri untuk menerima cahaya kebenaran. Nashrun Minallahi Wa Fathun Qarib.

Agus Salim

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Back to top button