Artikel

Andaikata Aku Masih Muda

📅 Jumat, 15 Mei 2026 | 28 Zulkaidah 1447 H

Oleh: Fatma Mauliddah ( Mahasiswa Sekolah Tabligh PWM Jateng di Banjarnegara )

Satu kalimat yang diucapkan Waraqah kepada Nabi saw. “Andaikata Aku Masih Muda”. Hal itu karena Waraqah mengetahui, dakwah dan memperbaiki manusia serta membangkitkan dunia sangat membutuhkan peran para pemuda, kekuatannya, semangatnya, dan keberaniannya untuk meletakkan perkara ini di atas pundak-pundak mereka.

Kata-kata Waraqah, ” Andaikata aku masih muda ketika kaum-kaummu mengusirmu.Jikalau aku mengalami waktu itu, maka akan menolongmu dengan pertolongan yang berarti.” Waktu itu, usianya 90 tahun. Kata-kata tersebut telah memberinya pahala seorang sahabat dan orang orang yang mati syahif padahal ia meninggal tidak lama setelah itu. Waraqah diberi pahala karena niatnya, sehingga ia mendapatkan pahala para shahabat, orang-orang syahid, dan orang-orang yang berjihad.Waraqah hidup hingga umur ini, untuk mengatakan kepada Nabi saw kata-kata tersebut dan meninggal setelah itu.

Setelah seminggu berlalu, turunlah jibril a.s. di belakang Nabi saw. di atas kursi antara langit dan bumi yang menutupi ufuk. Malaikat Jibril berkata kepadanya, ” Wahai Muhammad ! Engkau adalah Rasulullah, dan aku adalah jibril, datang dari langit.”

Setelah pertemuan yang menyusahkan di gua, setelah mendengar kata-kata Waraqah bin Naufal, dan seminggu setelahnya, untuk memudahkan Nabi saw dalam berpikir, malaikat jibril datang untuk menyampaikan secara terus terang kepadanya bahwa ia utusan Allah swt.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Back to top button