Meneladani Spirit Kauman dan Teologi Al-Ma’un: Puncak Semarak Ramadhan 1447 H PRA Tanjung

PURWOKERTO SELATAN – Terinspirasi dari langkah kaki para ibu di lorong sempit Kauman tahun 1919, Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah (PRA) Tanjung, Cabang Purwokerto Selatan, membuktikan bahwa api semangat perjuangan Nyai Ahmad Dahlan tetap menyala terang. Melalui rangkaian kegiatan Amaliah Ramadhan 1447 H, PRA Tanjung sukses mengintegrasikan penguatan spiritual, kesehatan, hingga aksi nyata teologi Al-Ma’un bagi masyarakat dan pejuang pendidikan.
Istiqomah Membina Spiritual dan Fisik
Rangkaian kegiatan diawali dengan Pengajian Rutin setiap pagi di Gedung Dakwah Muhammadiyah (GDM) Tanjung. Selama 24 hari penuh (2–25 Ramadhan), antara 150 hingga 200 jamaah setia berkumpul pada pukul 06.00 WIB untuk mereguk ilmu dan memperkuat silaturahmi.
Tak hanya ruhani, kesehatan jasmani jamaah pun menjadi perhatian. Pada Ahad, 8 Maret 2026, Majelis Kesehatan PRA Tanjung menggelar pemeriksaan kesehatan gratis yang meliputi cek tensi, gula darah, asam urat, hingga kolesterol.
Sambutan Ketua PRA Tanjung: Menjaga Nyala Api Peradaban
Dalam sambutannya, Ketua PRA Tanjung, Ibu Estiningsih, S.Pd., menekankan pentingnya peran perempuan ‘Aisyiyah dalam membangun fondasi umat.
“Seluruh rangkaian Amaliah Ramadhan ini adalah ikhtiar kita untuk tidak sekadar berorganisasi, tapi benar-benar menghidupkan teologi Al-Ma’un. Kami ingin memastikan bahwa ‘Aisyiyah Tanjung hadir sebagai oase bagi sesama, terutama dalam memperhatikan kesejahteraan para guru TK ABA dan PAUD yang merupakan pelukis pertama karakter anak bangsa. Semoga semangat pengabdian tanpa pamrih ini terus terjaga,” tutur Ibu Estiningsih dengan penuh semangat.
Bakti Sosial dan Tali Asih “Pelukis Kanvas Bangsa”
Sebagai puncak kegiatan pada Sabtu, 14 Maret 2026 (25 Ramadhan 1447 H), digelar aksi Bakti Sosial “Berbagi untuk Sesama”. Sebanyak 125 paket sembako senilai masing-masing Rp125.000,- dibagikan, termasuk di dalamnya produk unggulan Biskuit Cahaya sebagai sarana dakwah ekonomi Muhammadiyah.
Kehangatan terasa saat penyerahan tali asih sebesar Rp375.000,- kepada 3 Guru TK ABA XII Purwokerto, 4 Guru KB/PAUD ‘Aisyiyah Tanjung, dan 1 penjaga sekolah. Ini adalah wujud apresiasi bagi pahlawan pendidikan yang seringkali sunyi dalam pemberitaan namun abadi dalam doa anak didiknya.
Testimoni Jamaah: Rasa Syukur dan Terima Kasih
Kegiatan ini pun mendapat apresiasi mendalam dari para jamaah. Ibu Siti Rofingah, salah satu jamaah setia pengajian GDM, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada para pengurus.
“Kami merasa sangat diperhatikan oleh pengurus PRA Tanjung. Tidak hanya diberikan siraman rohani setiap pagi, tapi kami juga dipantau kesehatannya dan dibantu melalui baksos ini. Terima kasih kepada Ibu-ibu pengurus ‘Aisyiyah yang telah bekerja keras dan tak kenal lelah melayani kami semua. Semoga menjadi amal jariyah,” ungkap Ibu Siti Rofingah dengan haru.
Penutup yang Berkesan
Dengan berakhirnya kegiatan baksos dan pembagian tali asih, seluruh rangkaian Amaliah Ramadhan 1447 H di PRA Tanjung resmi ditutup. Jejak suci yang dimulai dari lorong Kauman kini terus membekas di setiap sudut Kelurahan Tanjung, membawa harapan baru bagi peradaban umat yang lebih berkemajuan.
Agus Salim
Ketua PCPM Purwokerto Selatan




