Ribuan Jemaah Padati Pengajian Ahad Pon di PRM Sawalan Kalisat Kidul, Teguhkan Ukhuwah dan Istiqomah

KALIBENING, BANJARNEGARA, 18-10-2026 – Suasana penuh keberkahan menyelimuti gelaran Pengajian Rutin Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah Cabang Kalibening dan Pandanarum yang bertempat di PRM Sawalan, Desa Kalisat Kidul, Kecamatan Kalibening, Kabupaten Banjarnegara. Ribuan jemaah dari berbagai penjuru memadati lokasi sejak pagi hari. Acara ini turut dihadiri oleh jajaran PDM dan PDA Banjarnegara, Camat Kalibening beserta unsur Forkopimca (Polsek dan Babinsa), pimpinan persyarikatan lintas cabang, pimpinan pondok pesantren, hingga tokoh masyarakat.
Mengawali rangkaian sambutan, Ketua PRM Sawalan sekaligus wakil panitia penyelenggara, Bapak Surono, M.Pd., menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya pengajian yang berlangsung lancar dan khidmat. Beliau menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh elemen masyarakat dan pemuda.
“Kami mengucapkan terima kasih secara khusus kepada jajaran Banser, KOKAM, serta Satgas MTA yang telah bekerja sama dan saling mendukung demi suksesnya pengamanan dan ketertiban selama pengajian berlangsung,” ungkap Surono. Beliau juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan sesuai prinsip Innamal mu’minuna ikhwatun.
Di tengah musim kemarau panjang yang melanda wilayah setempat, Bapak Surono memimpin ajakan doa bersama agar Allah SWT segera menurunkan hujan yang membawa berkah dan kemanfaatan bagi seluruh masyarakat (Rahmatan lil ‘alamin).
Ketua PCM Kalibening, Bp. H. Hidayanto, dalam sambutannya menekankan pentingnya niat tulus beramal serta memperbarui semangat kebersamaan. Beliau memaparkan sejumlah fokus pembangunan dan capaian Amal Usaha Muhammadiyah (AUM):
- Gedung Dakwah PCM Kalibening: Pembangunan gedung dakwah di Desa Bedana dirancang dengan kode desain 1912 sebagai simbol pengingat arah perjuangan persyarikatan. Gedung ini nantinya akan menjadi pusat kajian, pertemuan, dan sekretariat resmi.
- Perkembangan Klinik PKU Muhammadiyah Kalibening: Di usianya yang memasuki tahun keenam, klinik telah memperluas ruangan menjadi 6 kamar dengan kapasitas total 20 tempat tidur (bed) sesuai regulasi klinik pratama. Diharapkan pada tahun 2030, fasilitas ini dapat naik status menjadi Rumah Sakit Umum (RSU) Muhammadiyah.
- Layanan Kesehatan Gratis & Penguatan Ekonomi Syariah: Masyarakat diimbau memanfaatkan program pengobatan gratis AUM serta berikhtiar ekonomi syariah melalui BMT Muhammadiyah, seperti program tabungan hingga pembelian emas murni 24 karat bersertifikat.
“Masjid dan majelis yang sudah kita bangun dengan kokoh dan indah harus kita makmurkan serta memakmurkan masyarakat sekitar,” tegas H. Hidayanto.
Camat Kalibening, Bapak Agus Purnomo, S.H., turut mengapresiasi konsistensi warga Muhammadiyah. Beliau menyoroti kontribusi nyata Muhammadiyah di bidang kesehatan, pendidikan (TK, TPQ, hingga MBS), serta penanganan krisis air bersih oleh tim relawan MDMC dan TNI-Polri.

Sebagai wujud akuntabilitas publik, Bendahara PCM Kalibening, Bapak Agus Budiyono, menyampaikan laporan keuangan bulan Oktober secara terbuka:
- Dana Pembangunan Gedung Dakwah Kalibening:
- Pemasukan bulan Oktober:850.000 (ditambah sumbangan Rp700.000).
- Pengeluaran:349.000 (termasuk operasional tenaga kerja dan pelunasan sertifikat tanah wakaf di Desa Bedana).
- Saldo Pembangunan:356.008.
- Keuangan Rutin PCM Kalibening:
- Pemasukan:086.078.
- Pengeluaran:175.635 (termasuk penambahan saham di Baitut Tamwil Muhammadiyah sebesar Rp121.273.000 dan subsidi kegiatan).
- Saldo Keuangan Rutin:115.365.
Memasuki sesi tausiyah inti, Mudir Pondok Pesantren MBS Sabilurrosyad Wanadadi, Ustadz Arif Riyadi, M.Pd., menyampaikan ceramah yang memikat perhatian ribuan jemaah.
- Adab dan Penghormatan Salam: Mengutip QS. An-Nisa ayat 86, beliau mengingatkan adab membalas salam. “Penghormatan salam yang kita sampaikan adalah doa dan ucapan penghormatan para penghuni surga (tahiyatu ahlil jannah),” terangnya.
- Makna Husnul Khotimah yang Luas: Ustadz Arif meluruskan bahwa husnul khotimah bukan sekadar tentang momen akhir kematian, melainkan bagaimana setiap perbuatan, program kebaikan, dan urusan sehari-hari dapat diselesaikan dengan akhir yang manis. Beliau membimbing jemaah melafalkan tiga doa sahabat Abu Bakar Ash-Shiddiq RA:
- “Allahummaj’al khaira ‘umrii aakhirahu” (Ya Allah, jadikanlah sebaik-baik usiaku pada akhirnya).
- “Allahummaj’al khaira ‘amalii khawaatiimahu” (Ya Allah, jadikanlah sebaik-baik amalku adalah pada bagian akhirnya).
- “Allahummaj’al khaira ayyaamii yauma alqaa-ka fiih” (Ya Allah, jadikanlah sebaik-baik hariku adalah hari saat aku bertemu dengan-Mu).
- Pelajaran Kerendahan Hati (Kisah Nabi Sulaiman AS vs Jin Ifrit): Berdasarkan Surat An-Naml, beliau membandingkan kesombongan Jin Ifrit (“Ini laqowiyyun amin”) dengan sikap tawadhu Nabi Sulaiman AS (“Hadza min fadhli Robbi, liyabluwani a-asykuru am akfur”). Beliau mengingatkan agar keberhasilan organisasi maupun pribadi tidak membuat seseorang sombong, melainkan bersyukur kepada Allah dan berterima kasih kepada sesama (“Laa yasykurullaha man laa yasykurun-naas”).
- Tiga Hadiah bagi Orang yang Istiqomah (QS. Fussilat: 30): Beliau memaparkan tiga janji Allah bagi hamba yang konsisten di jalan-Nya:
- Ditemani dan dibimbing oleh para malaikat (tatanazzalu alaihimul malaaikah).
- Dihilangkan rasa takut dan sedih dalam menyuarakan kebenaran (ala takhafu wala tahzanu).
- Diberikan kabar gembira berupa surga (wa absyiru bil jannatillati kuntum tu’adun).
- Doa Nabi Musa AS: Ustadz Arif juga mengajak jemaah mengamalkan doa “Rabbisy rahlii shadrii, wa yassir lii amrii…” agar pesan-pesan kebaikan dapat meresap ke dalam hati dan terwujud nyata dalam tindakan (nggih kepanggih).
Rangkaian pengajian rutin ini ditutup dengan pembacaan Ummul Qur’an Surat Al-Fatihah dan doa khusyuk yang dipimpin langsung oleh Ustadz Arif Riyadi, M.Pd., memohon keselamatan, kedamaian, serta keberkahan bagi seluruh jemaah, wilayah Kalibening, Banjarnegara, hingga bangsa Indonesia.
Oleh: Mister Kismadi, SE (Ketua MPI & LPCRM PCM Kalibening, KMM PDM Banjarnegara)




